finnews.id – Nama Davide Brivio kembali menjadi sorotan di paddock MotoGP setelah dirinya memberi sinyal kuat soal masa depannya mulai musim 2027. Sosok yang dikenal sebagai salah satu arsitek kesuksesan Valentino Rossi di Yamaha itu dipastikan akan meninggalkan posisi team principal Trackhouse Racing pada akhir musim MotoGP 2026.
Keputusan tersebut langsung memicu berbagai spekulasi besar. Banyak pihak meyakini Brivio akan segera bergabung dengan proyek baru Honda Racing Corporation atau HRC yang tengah menyiapkan restrukturisasi besar demi kembali kompetitif di MotoGP.
Brivio sendiri bukan nama sembarangan dalam dunia balap motor. Ia pernah membawa Valentino Rossi meraih era kejayaan bersama Yamaha, lalu mengantar Joan Mir dan Suzuki menjadi juara dunia MotoGP 2020 sebelum Suzuki memutuskan hengkang dari kejuaraan.
Pernyataan Brivio Perkuat Rumor Gabung Honda
Dalam wawancara bersama Sky Italia di Catalunya, Brivio memberi petunjuk yang dianggap hampir memastikan kepindahannya ke Honda.
Ia mengaku akan segera bergabung dengan perusahaan besar dengan tanggung jawab berbeda dibanding perannya selama ini di lintasan balap.
“Saya akan bergabung dengan perusahaan besar dalam peran yang belum pernah saya jalani sebelumnya. Saya akan lebih sedikit terlibat langsung di aksi balapan dan lebih fokus pada strategi serta perencanaan bisnis, bahkan di luar MotoGP,” ujar Brivio.
Pernyataan itu semakin menarik karena Brivio juga menyebut dirinya tertarik bergabung dengan produsen motor terbesar di dunia. Kalimat tersebut langsung mengarah pada Honda, yang memang menjadi pabrikan sepeda motor dengan penjualan terbesar secara global.
Situasi itu membuat rumor kepindahan Brivio ke HRC semakin sulit dibendung.
Honda Sedang Menyusun Era Baru MotoGP
Honda memang sedang memasuki fase penting dalam proyek kebangkitan mereka di MotoGP. Setelah beberapa musim terpuruk dan kesulitan bersaing di papan depan, HRC mulai melakukan perubahan besar dalam struktur internal maupun arah pengembangan motor RC213V.
Beberapa hari sebelum MotoGP Catalunya, Honda juga mengumumkan perubahan posisi Alberto Puig. Mulai 2027, Puig disebut akan naik ke posisi penasihat senior HRC dan tidak lagi memimpin tim pabrikan secara langsung.
Namun, pernyataan Brivio soal fokus pada strategi bisnis dan perencanaan jangka panjang membuat banyak pengamat yakin dirinya tidak akan menggantikan Puig sebagai team manager utama di paddock.
Sebaliknya, Brivio diperkirakan akan mendapat jabatan strategis yang lebih luas di tubuh HRC, termasuk mengatur arah pengembangan proyek MotoGP Honda untuk jangka panjang.