Home Kurs Dolar AS Ambruk Lawan Yen, Jepang Turun Tangan! Pasar Global Langsung Bergetar
Kurs

Dolar AS Ambruk Lawan Yen, Jepang Turun Tangan! Pasar Global Langsung Bergetar

Bagikan
Jepang intervensi yen, dolar AS langsung tertekan. Pasar global waspada potensi langkah lanjutan dan dampak suku bunga.
Ilustrasi - Dolar AS (Pexels - Atlantic Ambience)
Bagikan

Besarnya dana yang digunakan mencerminkan keseriusan Jepang dalam menjaga stabilitas nilai tukar. Namun, efektivitas langkah ini masih menjadi perdebatan, terutama jika tidak diiringi perubahan kebijakan moneter yang lebih luas.

Tekanan Yen Dipicu Suku Bunga dan Harga Energi

Pelemahan yen dalam beberapa waktu terakhir tidak lepas dari perbedaan kebijakan suku bunga global. Amerika Serikat masih mempertahankan suku bunga tinggi, sementara Jepang cenderung lebih longgar.

Selain itu, kenaikan harga energi global, terutama akibat konflik Iran, turut memperburuk tekanan terhadap yen. Jepang yang bergantung pada impor energi harus menghadapi biaya yang lebih tinggi, sehingga memperlemah mata uangnya.

Kombinasi faktor ini membuat dolar tetap memiliki daya tarik lebih kuat, meski intervensi sesaat mampu menahan laju pelemahan yen.

Arah Suku Bunga Global Jadi Penentu

Bank sentral utama dunia saat ini mengambil sikap hati-hati. Bank Sentral Eropa dan Bank of England mempertahankan suku bunga sesuai ekspektasi pasar, mengikuti langkah Federal Reserve dan Bank of Japan yang sebelumnya juga menahan kebijakan.

Namun, ada sinyal perubahan. Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan mengindikasikan kemungkinan kenaikan suku bunga mulai Juni untuk meredam inflasi, terutama yang dipicu kenaikan biaya energi impor.

Sementara itu, ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve mulai memudar. Sikap yang cenderung lebih hawkish ini mempersempit peluang penguatan yen secara berkelanjutan.

Pergerakan Mata Uang Lain Ikut Terpengaruh

Di tengah gejolak ini, euro tercatat stabil di level 1,1721 dolar AS dan berpotensi mencetak kenaikan mingguan kedua berturut-turut. Poundsterling justru melemah tipis 0,16% ke level 1,135803 dolar AS, berisiko mengakhiri tren penguatan empat minggu.

Sementara itu, dolar AS juga melemah terhadap franc Swiss, turun 0,03% ke level 0,78150 dan mengarah ke penurunan mingguan kedua.

Kesimpulan: Pasar Menunggu Langkah Berikutnya

Intervensi Jepang berhasil mengguncang pasar dan menahan pelemahan yen dalam jangka pendek. Namun, arah pergerakan selanjutnya masih sangat bergantung pada kebijakan suku bunga global dan dinamika inflasi energi.

Bagikan
Artikel Terkait
Kurs

Yen Jepang Melonjak Terhadap Dolar Pasca Intervensi, Pasar Global Waspada

“Likuiditas tipis dan orang-orang cemas setelah kemarin sehingga ada kerentanan terhadap volatilitas...

Kurs

Yen Jepang Melonjak Tajam 2%! Tokyo Beri Sinyal Keras Siap Intervensi Pasar

finnews.id — Mata uang Yen Jepang mencatatkan kenaikan drastis pada perdagangan Kamis,...

Rupiah melemah ke Rp17.373/USD dipicu Fed hawkish dan blokade Iran. Harga minyak naik, dolar menguat.
Kurs

Rupiah Tertekan! Morning News: Fed Hawkish & Blokade Iran Bikin Kurs Tembus Rp17.373/USD

Selain itu, lonjakan harga minyak dunia juga memperburuk sentimen pasar. Investor melihat...

Rupiah menguat tipis ke Rp17.214 per dolar AS saat pasar mengabaikan kebuntuan AS-Iran, namun analis mengingatkan risikonya masih tinggi.
Kurs

Rupiah Kian Terpuruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global dan Lonjakan Safe Haven

Sebelumnya, inflasi Maret tercatat melambat ke 3,48 persen. Namun, risiko kenaikan masih...