Jika level ini ditembus, harga disebut berpotensi bergerak ke kisaran 4.408 hingga 4.440 ringgit per ton.
Artinya, level tersebut kini menjadi area yang diawasi ketat trader komoditas.
Pasar CPO Menunggu Pemicu Besar Berikutnya
Untuk saat ini, harga CPO terlihat stabil. Namun stabilitas itu berdiri di atas banyak tekanan yang bisa berubah cepat.
Lonjakan minyak mentah memberi dukungan, ekspor yang melemah memberi tekanan, sementara lonjakan produksi sawit Indonesia membuka babak baru bagi pasar.
Investor kini menunggu katalis berikutnya: apakah energi akan mendorong reli sawit lebih tinggi, atau pasokan yang melimpah justru menekan harga.
Satu hal yang jelas, pasar CPO sedang berada di titik sensitif dan arah berikutnya bisa ditentukan oleh satu sentimen besar berikutnya. (*)
- Agrinas Palma Nusantara
- analisis harga minyak sawit Malaysia hari ini
- biodiesel
- dampak lonjakan produksi sawit Indonesia terhadap harga CPO
- ekspor CPO
- harga CPO bergerak tipis dipengaruhi minyak mentah dan ringgit
- harga cpo hari ini
- harga sawit global
- minyak mentah Iran
- minyak sawit Malaysia
- pasar komoditas
- pengaruh blokade Iran terhadap harga CPO dan biodiesel
- produksi sawit Indonesia
- prospek pasar crude palm oil di tengah ekspor Malaysia turun
- Ringgit Malaysia
- support teknikal harga sawit 4475 ringgit per ton