Home Market ANTM Meledak di Kuartal I 2026, Laba Melonjak 176 Persen! Lonjakan Harga Nikel dan Emas Jadi Mesin Cuan
Market

ANTM Meledak di Kuartal I 2026, Laba Melonjak 176 Persen! Lonjakan Harga Nikel dan Emas Jadi Mesin Cuan

Bagikan
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) membuka 2026 dengan kinerja yang mengejutkan pasar. Emiten tambang pelat merah itu membukukan laba bersih Rp3,4 triliun pada kuartal I-2026,
Ilustrasi - Gedung PT Antam [ANTM]
Bagikan

Namun untuk saat ini, kombinasi rebound emas, lonjakan harga nikel, dan ekspansi margin membuat sentimen terhadap ANTM masih cenderung positif.

Kuartal pertama 2026 menjadi sinyal bahwa emiten tambang ini sedang memasuki fase pertumbuhan baru. Jika tren harga komoditas bertahan, ruang kenaikan kinerja masih terbuka lebar.

Ringkasan Cepat (AEO)

Berapa laba ANTM kuartal I 2026?
Rp3,4 triliun, naik 60 persen tahunan dan 176 persen kuartalan.

Apa pendorong utama laba ANTM?
Pemulihan volume penjualan emas, kenaikan harga emas, dan lonjakan ASP bijih nikel.

Berapa target harga saham ANTM?
Target harga dipertahankan di Rp4.850 per saham dengan rekomendasi beli.

Apa risiko utama ANTM?
Volume penjualan di bawah ekspektasi, risiko operasional, dan potensi tekanan kuota RKAB. (*)

Bagikan
Artikel Terkait
Ilustrasi pergerakan IHSG - Image by Gemini -
Market

IHSG Rebound ke 7.100, Saham Teknologi Ngegas! Ada 3 Rekomendasi Cuan Saat Asing Masih Kabur

Di tengah gejolak komoditas global, saham ini dipandang punya ruang menarik untuk...

GOTO cetak laba perdana Rp258 miliar pada kuartal I 2026, EBITDA tembus Rp907 miliar, fintech melesat dan buyback jadi sentimen baru.
Market

GOTO Cetak Sejarah! Laba Perdana Kuartalan Rp258 Miliar, EBITDA Tembus Rp907 Miliar dan Buyback Jadi Katalis Baru

GOTO mulai memperlihatkan bahwa pertumbuhan dan profitabilitas dapat berjalan beriringan. Momentum ini...

Ringkasan perdagangan pagi 29 April 2026: Wall Street melemah, IHSG oversold, minyak tembus US$110 dan saham pilihan jadi sorotan investor.
Market

Wall Street Terkoreksi, IHSG Oversold, Minyak Tembus US$110 dan Saham Pilihan Jadi Sorotan

Kinerja ini ditopang kenaikan pendapatan bersih 26 persen dan lonjakan EBITDA disesuaikan...

INPS kedatangan pengendali baru, sementara TLKM, MNCN, BSDE hingga SSMS diramaikan aksi beli dan divestasi jumbo investor besar.
Market

Pengendali Baru Kuasai INPS, Big Caps Diramaikan Aksi Borong dan Divestasi Jumbo

Rotasi seperti ini sering menjadi indikator awal pergeseran sentimen di berbagai sektor,...