“Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa,” tulis Araghchi melalui akun media sosial X miliknya.

Berdasarkan data terbaru dari situs pelacak Vessel Finder, kedua kapal tanker Pertamina masih berada di wilayah Teluk Persia. Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi. Sementara itu, kapal Gamsunoro terpantau berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.

Dengan dibukanya gerbang Selat Hormuz, kedua armada ini kini bersiap mengarungi jalur yang telah dikoordinasikan oleh otoritas pelabuhan dan kemaritiman Republik Islam Iran demi kelancaran pasokan energi.