Home Internasional Upaya AS Blokade Pelabuhan Iran: Kerahkan 10 Ribu Personel, Kapal Perang, dan Jet Tempur!
Internasional

Upaya AS Blokade Pelabuhan Iran: Kerahkan 10 Ribu Personel, Kapal Perang, dan Jet Tempur!

Bagikan
AS kerahkan 10.000 tentara blokade pelabuhan Iran, namun sejumlah kapal masih lolos di Selat Hormuz.
Bagikan

finnews.id – Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan menerapkan blokade maritim besar-besaran. Operasi ini melibatkan lebih dari 10.000 personel militer, lebih dari selusin kapal perang, serta puluhan pesawat tempur.

Komando Pusat AS atau US Central Command (CENTCOM) menyampaikan bahwa operasi ini langsung menunjukkan dampak pada hari pertama penerapan.

“Selama 24 jam pertama, tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade AS dan 6 kapal dagang mematuhi arahan dari pasukan AS untuk berbalik dan memasuki kembali pelabuhan Iran di Teluk Oman,” sebut pernyataan CENTCOM.

Blokade Berlaku untuk Semua Negara

Blokade ini tidak hanya menyasar kapal tertentu, tetapi berlaku untuk semua kapal yang beroperasi di wilayah Iran.

“Blokade diberlakukan secara imparsial terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan daerah pesisir Iran, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman. Pasukan AS mendukung kebebasan navigasi bagi kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz ke dan dari pelabuhan non-Iran,” lanjut pernyataan itu.

Langkah ini menjadi bagian dari kebijakan yang diumumkan oleh Donald Trump sehari sebelumnya.

Sejumlah Kapal Tetap Melintas di Tengah Blokade

Meski pengawasan diperketat, data pelacakan maritim menunjukkan bahwa beberapa kapal tetap berhasil melintasi Selat Hormuz.

Setidaknya dua kapal teridentifikasi berhasil keluar dari pelabuhan Iran pada hari pertama blokade.

Salah satunya adalah kapal curah berbendera Liberia, Christianna, yang melintasi selat setelah membongkar 74.000 ton jagung di pelabuhan Bandar Imam Khomeini.

Selain itu, kapal tanker berbendera Komoro, Elpis, juga melintas setelah memuat 31.000 ton metanol dari pelabuhan Bushehr.

Kapal China Ikut Uji Blokade

Sebuah kapal tanker asal Tiongkok, Rich Starry, juga tercatat melintasi selat melalui jalur yang disetujui Iran di selatan Pulau Larak.

Kapal tersebut membawa 31.500 ton metanol dan menuju Sohar, Oman.

Media pelayaran internasional menilai langkah ini sebagai uji coba terhadap efektivitas blokade yang diterapkan AS.

Di sisi lain, analis maritim mengingatkan adanya gangguan sinyal kapal di kawasan tersebut. Hal ini membuat pelacakan pergerakan kapal menjadi lebih sulit dan berpotensi memicu ketidakpastian di jalur pelayaran global.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Kerugian Konflik AS-Iran Diperkirakan Tembus USD270 Miliar, Teheran Tuntut Kompensasi!

finnews.id – Pemerintah Iran mengungkapkan bahwa kerugian akibat serangan gabungan Amerika Serikat...

Internasional

Blokade Selat Hormuz Picu Ketegangan: Sekutu NATO Tolak Rencana Trump

finnews.id – Sekutu NATO pada Senin, 13 April 2026 menegaskan bahwa mereka...

Internasional

Trump Tebar Ancaman! Kapal Iran Akan ‘Dieliminasi’ Jika Terobos Blokade AS di Selat Hormuz 

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan tegas terhadap kapal-kapal...

Internasional

Pembatasan Masuk Makkah Mulai 13 April 2026, Arab Saudi Perketat Akses Jelang Musim Haji

finnews.id – Pemerintah Arab Saudi melalui Kementerian Dalam Negeri resmi memberlakukan pembatasan...