Usulan Misi Alternatif dari Eropa
Meski menolak blokade, beberapa negara Eropa tetap membuka peluang keterlibatan dalam bentuk lain. Mereka bersedia membantu menjaga keamanan Selat Hormuz, tetapi hanya setelah konflik mereda dan ada jaminan keselamatan bagi kapal mereka.
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana konferensi bersama Inggris dan negara lain untuk membentuk misi multinasional.
Ia menyatakan:
“Misi yang sepenuhnya defensif ini, yang berbeda dari pihak-pihak yang bertikai, akan dikerahkan segera setelah situasi memungkinkan,”
Namun, muncul keraguan dari kalangan diplomatik Eropa terkait sikap Trump terhadap inisiatif tersebut.
“Karena Trump sekarang menggunakan selat tersebut sebagai pengaruhnya sendiri, apakah ia bahkan menginginkan misi di sana?”
Seruan Diplomasi dari Turki
Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menekankan pentingnya solusi diplomatik untuk membuka kembali Selat Hormuz. Ia juga menilai bahwa pembentukan pasukan internasional untuk mengawasi wilayah tersebut bukan hal yang mudah.
Fidan turut mendorong NATO untuk memperbaiki hubungan dengan Trump dalam pertemuan puncak yang akan digelar di Ankara pada Juli mendatang.