finnews.id – Kabar baik bagi lulusan SMA atau sederajat yang tengah berburu pekerjaan di instansi pemerintah. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kembali menjadi salah satu lembaga favorit dalam rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), dengan peluang karier terbuka bagi lulusan non-sarjana.
Di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Bea Cukai memegang peran strategis dalam mengawasi arus barang masuk dan keluar Indonesia. Tak hanya menawarkan penghasilan kompetitif, profesi ini juga dikenal memiliki jenjang karier yang jelas dan prestise tinggi.
Meski tidak setiap tahun tersedia, peluang bagi lulusan SMA tetap ada melalui jalur seleksi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, baik lewat rekrutmen CPNS maupun jalur pendidikan kedinasan.
Formasi yang dibuka umumnya difokuskan pada tenaga teknis dan operasional di lapangan, yang menjadi ujung tombak pengawasan kepabeanan dan cukai.
Posisi yang Bisa Dilamar
Beberapa posisi yang biasanya tersedia untuk lulusan SMA antara lain:
Petugas Pemeriksa Barang (PPB)
- Bertugas memeriksa barang ekspor-impor untuk memastikan kesesuaian dokumen dan mencegah penyelundupan.
Petugas Pengawas Lapangan
- Melakukan pengawasan di pelabuhan, bandara, dan wilayah strategis lainnya.
Administrasi Kepabeanan
- Menangani dokumen serta data terkait aktivitas ekspor dan impor.
Syarat Umum Pendaftaran
Calon pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan dasar, di antaranya:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Usia minimal 18 tahun (maksimal sesuai ketentuan)
- Lulusan SMA/sederajat dari sekolah terakreditasi
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak memiliki catatan kriminal (dibuktikan SKCK)
- Tidak sedang terikat dengan instansi lain (ASN, TNI, Polri)
Syarat Khusus yang Perlu Diperhatikan
Selain itu, ada beberapa syarat tambahan yang sering menjadi penentu:
- Tinggi badan minimal (umumnya 160 cm pria, 155 cm wanita)
- Tidak buta warna
- Memiliki kondisi fisik yang baik
- Nilai akademik memenuhi standar formasi
Tahapan Seleksi Ketat
Proses seleksi di Bea Cukai dikenal kompetitif. Berikut tahapan yang biasanya dilalui:
- Seleksi Administrasi
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT
- Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
- Tes Kesehatan dan Kebugaran
- Wawancara Akhir
Setiap tahap bersifat gugur, sehingga pelamar harus mempersiapkan diri secara maksimal.
Cara Daftar Resmi
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal resmi pemerintah. Pelamar diwajibkan membuat akun, mengisi data diri, serta mengunggah dokumen sesuai persyaratan.