Korban Jiwa Melonjak, Lebanon Jadi Titik Krisis
Serangan Israel ke Lebanon menimbulkan dampak besar terhadap warga sipil. Dinas pertahanan sipil Lebanon melaporkan 254 orang tewas dalam satu hari.
Kota Beirut menjadi wilayah paling terdampak dengan 91 korban jiwa. Warga setempat juga menyebut sejumlah serangan terjadi tanpa peringatan evakuasi.
Sebagai respons, kelompok Hizbullah meluncurkan roket ke wilayah utara Israel. Mereka menyebut tindakan tersebut sebagai balasan atas “pelanggaran gencatan senjata”.
Respons Dunia Internasional dan Ancaman Eskalasi
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengutuk keras serangan Israel yang dianggap membabi buta. Ia menegaskan bahwa Lebanon seharusnya mendapat perlindungan penuh dari gencatan senjata.
Sementara itu, Netanyahu menegaskan kesiapan militernya untuk melanjutkan perang kapan saja.
Israel telah “menembak dengan jari di pelatuk” dan siap untuk kembali berperang “kapan saja”.
Pernyataan ini memperlihatkan bahwa risiko eskalasi konflik masih sangat tinggi.