Home Ekonomi Konflik Timteng dan Komplain Trump Bikin Saham Asia Stress
Ekonomi

Konflik Timteng dan Komplain Trump Bikin Saham Asia Stress

saham asia ambruk

Bagikan
Bagikan

Tekanan inflasi dari sektor energi membuat pasar mengubah ekspektasi kebijakan moneter global. Harapan pemangkasan suku bunga mulai memudar dan bergeser ke potensi kenaikan suku bunga di sejumlah negara maju.

Perubahan ekspektasi ini turut menekan pasar obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun naik tajam ke 4,4110 persen, tertinggi dalam delapan bulan, setelah melonjak 44 basis poin sejak konflik dimulai.

 

Di pasar valuta asing, dolar AS menguat sebagai aset lindung nilai di tengah volatilitas. Euro sedikit melemah ke USD 1,1555, sementara dolar AS bertahan di level 159,15 yen, mendekati puncak 20 bulan.

Sementara itu, harga emas naik 0,4 persen ke USD 4.511 per ons, setelah sebelumnya sempat tertekan akibat ekspektasi kenaikan suku bunga global.

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

Nggak cuma itu, industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki juga...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta industri pengolahan menjadi pemain kunci yang...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

Satu penawaran yang tidak boleh pelanggan lewatkan adalah promo unik “Ambil dan...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk gangguan penerbangan internasional, ikut menekan jumlah...