Minimnya moral yang dimiliki oleh pelaku Open BO, menyebabkan adanya pergeseran dalam hal melihat sudut pandang.
Karena mereka tidak tahu hal tersebut sebetulnya tidak apa dan tidak masalah, padahal bisa bermasalah di masa depan.
Sedangkan media sosial juga memiliki dampak yang besar terkait hal tersebut.
Media sosial menormalisasikan hal seperti itu agar para pelaku merasa dilihat oleh pelanggannya, sehingga mereka meletakkan self esteem, harga diri dan konsep dirinya yang salah.
Jadi dia melihat bahwa dia dihargai kalau dia banyak yang membooking dia.
Lebih lanjut Romi mengatakan bahwa manusia sejatinya tidak boleh menggantungkan dirinya pada self esteem seperti itu.
Tapi harus melihat potensi dalam dirinya sendiri.