Home Ekonomi Bursa Saham Asia Kebakaran, Apa Penyebabnya?
Ekonomi

Bursa Saham Asia Kebakaran, Apa Penyebabnya?

saham asia terbakar

Bagikan
Perilaku saham asia
Bagikan

finnews.id – Mayoritas bursa saham Asia melorot pada perdagangan Rabu (4/3/2026).

Kondisi yang melemah ini terjadi menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Dikutip dari RTI Business sekitar pukul 10.02 WIB, indeks saham Nikkei 225 Index (N225) mengalami koreksi yang paling dalam di antara bursa lainnya, yakni sebesar 3,94% ke level 54.063,69.

 

Kemudian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menempati urutan kedua dengan koreksi terdalam, sebesar 3,47% ke level 7.663,89.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali dibuka melemah pada perdagangan pagi ini, Rabu (4/3/2026). Pelemahan pagi ini melanjutkan koreksi signifikan pada perdagangan kemarin di mana IHSG turun 0,96% dan dua hari sebelumnya ambruk 2,65%.

Kurang dari 30 menit pasar dibuka IHSG kehilangan 202 poin atau anjlok 2,55% ke level 7.736,92.

 

Saham ENRG, BUMI dan MEDC tercatat paling ramai ditransaksikan pagi ini.

Emiten tambang emas tercatat kompak melemah dan menjadi pemberat kinerja IHSG pagi ini. Senada saham-saham milik konglomerasi juga kompak berguguran dan membebani kinerja indeks.

Seluruh sektor perdagangan berada di zona merah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur dan barang baku. Sedangkan sektor kesehatan dan energi menjadi yang paling tahan banting dengan koreksi paling kecil.

 

Secara spesifik saham blue chip dan emiten milik konglo menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini.

Seluruh saham milik Prajogo Pangestu kompak melemah hari ini, begitu pula saham-saham milik konglomerat lainnya seperti Hapsoro, Aguan, Bakrie, Hary Tanoe hingga Garibaldi ‘Boy’ Thohir.

 

Sementara bursa saham Hong Kong, Hang Seng Index (HSI) tercatat melemah sebesar 2,56% ke level 25.107,14.

Sedangkan bursa Shanghai Composite Index (SSEC) tercatat melemah 1,04% ke level 4.079,77.
Kemudian bursa saham Singapura, Straits Times Index (STI) juga melemah 2,03% ke level 4.816,70.

 

Tak hanya di Asia, pelemahan juga terjadi pada indeks di bursa Wall Street yang melemah sejak penutupan perdagangan kemarin, Selasa (3/3).

Bagikan
Artikel Terkait
Ekonomi

Buta Prediksi Konflik TimTeng, Bahlil Beralih Impor ke AS

finnews.id – Kondisi yang masih bergejolak di Timur Tengah masih belum bisa...

Ekonomi

Harga Minyak Sentuh US$80, Menkeu Pastikan APBN Tetap Aman Terkendali

finnews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Anggaran Pendapatan dan...

Ekonomi

Harga Emas Naik Lagi di Perkembangan Terbaru, Selasa 3 Maret 2026

finnews.id – Emas dikenal akrab oleh masyarakat sebagai aset safe haven. Seiring...

Ekonomi

KETAR KETIR, 9000 Pegawai ASN Terancam di- PHK

finnews.id – Ada sebanyak 9000 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di...