finnews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam kondisi terkendali meskipun harga minyak dunia saat ini telah menembus US$80 per barel. Ia menyebut kenaikan tersebut belum memberikan tekanan berarti terhadap belanja pemerintah.
“Kan channel-nya melalui ekspor ataupun harga minyak. Harga minyak sudah ke US$ 80, saya hitung sampai US$ 92 (per barel) pun kita masih bisa kendalikan anggarannya, jadi tidak masalah,” kata Purbaya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurutnya, pemerintah memiliki ruang penyesuaian untuk merespons pergerakan harga minyak global sehingga stabilitas fiskal tetap terjaga.
“Nggak (jadi masalah), kita bisa adjust, kita bisa atur,” ujar dia.
Meski begitu, ia mengingatkan apabila terjadi lonjakan yang sangat tajam dan di luar proyeksi, maka pemerintah akan melakukan kalkulasi ulang guna menyesuaikan arah kebijakan fiskal.
“Jadi masih bisa di absorb kalau harga minyak naik kalau terlalu tinggi. Tapi kalau ekstrem sekali akan kita hitung ulang,” imbuh Purbaya.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan belum ada rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri, meskipun dinamika global meningkat akibat eskalasi militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Bahlil menjelaskan bahwa kebijakan harga BBM nasional terbagi dalam dua skema, yakni subsidi dan nonsubsidi. Untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite, harga tetap mengacu pada kebijakan pemerintah.
“Kalau harga yang disubsidi, yang bensin Pertalite, itu mau (harga minyak dunia) naik berapa pun, tetap harganya sama, sebelum ada perubahan dari pemerintah,” ujar Bahlil.
finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...
finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...
finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...
finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...
Excepteur sint occaecat cupidatat non proident