Home News Nyawa Melayang Karena Buku dan Pulpen, JPPI: Tragedi NTT Bukti Negara Abaikan Hak Pendidikan
News

Nyawa Melayang Karena Buku dan Pulpen, JPPI: Tragedi NTT Bukti Negara Abaikan Hak Pendidikan

Bagikan
Tragedi siswa SD NTT buku tulis
JPPI kritik keras pemerintah atas tragedi siswa SD di NTT yang bunuh diri karena tak mampu beli buku. Anggaran pendidikan 20 persen kini jadi sorotan.Foto:Net
Bagikan

JPPI kini melayangkan tiga tuntutan kepada pemerintah: menghentikan gimik politik soal alasan anak putus sekolah, melakukan audit total terhadap penyaluran Dana BOS dan PIP, serta mengembalikan fungsi anggaran pendidikan 20 persen sepenuhnya untuk kebutuhan siswa dan guru, bukan untuk mendanai badan baru lainnya.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
News

Aturan Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta 2026: Simak dengan Teliti Penjelasan Lengkapnya!

Kebijakan bebas pajak kendaraan listrik di Jakarta menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah...

News

Pabrik Baja Krakatau Osaka Steel Tutup, 170 Pekerja Terdampak

Penutupan PT Krakatau Osaka Steel bukan hanya soal bisnis, tetapi juga menjadi...

News

MELEDAK! Subsidi Energi Tembus Rp118,7 Triliun di Awal 2026, Melonjak 266 Persen

finnews.id – Angka subsidi dan kompensasi energi Indonesia benar-benar “meledak” di awal 2026....

Harga BBM Pertamina naik per 4 Mei 2026. Solar dan Pertamax Turbo melonjak, sementara Pertamax dan BBM subsidi tetap stabil.
News

Harga BBM Pertamina Naik Lagi! Solar dan Pertamax Turbo Melonjak, Ini Daftar Terbaru per 4 Mei 2026

Kebijakan ini menjadi penopang penting bagi masyarakat di tengah kenaikan harga BBM...