Home Lifestyle Upah Tukang Harian di Yogyakarta: Termurah di Indonesia
Lifestyle

Upah Tukang Harian di Yogyakarta: Termurah di Indonesia

Upah tukang harian

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Upah tukang harian di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikenal sebagai salah satu yang termurah di Indonesia jika dibandingkan dengan provinsi-provinsi lainnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah dalam Indikator Konstruksi, upah tukang di Yogyakarta pada tahun 2025 rata-rata adalah sekitar Rp100.000 per hari — setara angka yang juga ditemukan di provinsi seperti Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tengah, menempatkan DIY di posisi atas 32 dari 34 provinsi dengan upah terendah.

 

Rata-rata Upah Tukang Harian di Jogja

Upah rata-rata tukang harian: ± Rp100.000 per hari

Ini adalah angka umum yang dipublikasikan oleh media lokal berdasarkan data BPS triwulan II/2025.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Upah Tukang

Upah tukang harian tidak ditetapkan secara baku layaknya UMR/UMK yang berlaku untuk pekerja formal. Sebagai pekerja kasual atau harian, besaran upah biasanya dipengaruhi oleh beberapa hal berikut:

  •  Jenis pekerjaan

Beberapa jenis tukang memiliki tingkat keterampilan berbeda, sehingga bayaran pun bisa beragam — misalnya:

  1. Tukang batu
  2. Tukang kayu
  3. Tukang listrik
  4. Pembantu tukang

Menurut patokan lokal, pembantu tukang atau tenaga tidak berkeahlian sering dibayar lebih rendah dibanding tukang yang lebih ahli.

  • Negosiasi langsung

Upah harian sering kali merupakan hasil kesepakatan antara pekerja dan pengguna jasa (owner/kontraktor), bukan tarif wajib yang ditetapkan pemerintah.

  • Pengalaman & keterampilan

Tukang yang lebih berpengalaman biasanya dapat meminta upah lebih tinggi dibandingkan pekerja pemula.

  • Kebutuhan fasilitas

Terkadang pemberi kerja memberi tambahan seperti makan siang atau jatah transportasi, yang juga bisa memengaruhi kesepakatan akhir upah harian.

Perbedaan dengan UMK/UMR Jogja

Perlu digarisbawahi, upah tukang harian berbeda dengan UMR/UMK (Upah Minimum Regional) yang berlaku untuk pekerja formal.

Sementara tukang harian sering kali bekerja secara kasual dan dibayar per hari, sehingga total pendapatan bulanan bisa sangat bergantung pada jumlah hari kerja serta permintaan proyek.

DIY termasuk wilayah dengan upah tukang harian termurah di Indonesia, sekitar Rp100.000 per hari. Besaran ini lebih rendah dibandingkan dengan daerah besar seperti Jakarta, dan mencerminkan kondisi ekonomi setempat.

Upah harian dipengaruhi oleh jenis pekerjaan, keterampilan, serta negosiasi antara tukang dan kontraktor.

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

10 Ide Jualan Makanan Paling Laris 2026: Modal Kecil, Untung Besar, dan Cepat Balik Modal

finnews.id – Memulai bisnis kuliner menjadi pilihan strategis bagi banyak orang yang...

Lifestyle

Solusi Nyeri dan Memar, PT Tunggal Idaman Abdi Rilis Thrombovoren Emulgel

finnews.id – Tren gaya hidup aktif kini tengah menjamur di Indonesia. Semakin...

Tanaman Hias Lidah Mertua (rri)
Lifestyle

Jenis Tanaman Hias Multi Fungsi Terbaik untuk Kesehatan dan Dekorasi Rumah

finnews.id – Di tengah gaya hidup modern yang membuat kita lebih sering berada...

The Palace Jeweler gelar Semarak Pengundian Nasional 2026! Borong perhiasan emas & berlian, menangkan motor Yamaha dan hadiah mewah lainnya di 83 gerai.
Lifestyle

Banjir Hadiah! Semarak Pengundian Nasional The Palace 2026 Dimulai, Saatnya Borong Berlian dan Bawa Pulang Motor

finnews.id – Pernahkah Anda membayangkan belanja perhiasan mewah tapi malah pulang membawa...