djokoLodang
-o– … “Kalau Anda ke Iran lagi saya boleh ikut?” “Terbalik,” jawabnya. “Pak Dahlan yang ke Iran dan saya yang ikut”. … *) Yang diikuti wajib mbayari … –0-
Taufik Hidayat
Bicara tentang Iran di Indonesia tidak dapat dilepaskan dengan kehadiran ICC ( Islamic Cultural Centre) di jalan Warung Buncit depan Imigrasi Jaksel. Nah saya sempat main ke sana dan ketemu dengan Ustaz Imar Shahab. Beliau ini wakil direktur ICC dan sangat semangat kalau cerita tentang Iran. UStaz Umar kuliah di Iran sebelum revolusi Islam thn 1979. Ternyata kalau kita main kesana pasti akan kena dakwah juga . Salah satunya adalah buku “Akhirnya Kutemukan Kebenaran “ karya Syaikh Muhammad Al Tijani Assamawi dari Tunisia. Dan menurut Ustaz ini Gus Dur pernah bilang bahwa Syiah itu sama dengan NU plus Imamah. (Gak tahu benar atau tidak , harap dicek lagi). Imamah ini adalah percaya 12 imam .. wah koq jadi ngelantur kejauhan ke syiah. Tapi kalau bicara ttg Iran yah pasti syiah yah dibicarakan. Dan saya pun sering dituduh syiah hanya karena buku saya “1001 Masjid di 5 Benua, Dari Amsterdam hingga Zanzibar “ diterbitkan oleh Mizan. He he . Biarkan saja …. .
Siswanto AJI
Hukum alam yang dirumuskan pak Newton bernama aksi dan reaksi, si kuat menekan si lemah, maka si lemah akan memberikan perlawanan. F”aksi” = (-) F”reaksi”. Jika tekanan yang diberikan kurang kuat, maka si lemah makin menguat. Tekanan ke China, India seperti itu, bukan?. Semoga Iran juga sama. Venezuela, kasus F”aksi”nya kebangetan. F”reaksi”nya sampai2 tidak sempat. End game. Kasus Indonesia, seperti apa ya?
Juve Zhang
Belum lama yuo tuber Rudy Ke Iran disana ada dua mata uang Satu nya yg dipangkas nol nya 3 angka dihilangkan ….jadi Iran sudah mulai pangkas nol nya kebanyakan….mirip Indonesia yg konon akan pangkas nol tiga yg dibelakang…..Iran itu jelas bantuan utama Tiongkok Wang Yi sudah bilang keuangan intelijen militer semua nya siap dipasok ke Iran….gak ada dukungan kuat negara lain yg seperti Tiongkok…..negara lain karena gak belanja minyak bumi Iran …ketika Tiongkok gak bisa beli minyak Venezuela maka kilang minyak di Shandong belanja ke Iran….karena Iran punya minyak berat yg seperti Venezuela….duit mengalir ke Iran lebih banyak setelah Venezuela di blokir armada kapal Amerika…..