Home Internasional PBB merasa Prihatin atas Retorika Militeristik di Iran
Internasional

PBB merasa Prihatin atas Retorika Militeristik di Iran

Retorika Militeristik iran

Bagikan
Bagikan

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera pada Senin yang sama mengatakan bahwa negaranya siap untuk berperang, tetapi tetap terbuka untuk berdialog, setelah Trump mengatakan militer AS sedang mempertimbangkan “opsi yang sangat kuat” terkait Iran.

Retorika semacam itu berimplikasi besar terhadap perlindungan warga sipil, hak asasi manusia, serta stabilitas regional. Komisaris Hak Asasi Manusia PBB sebelumnya juga telah menyoroti dampak destruktif dari eskalasi perang antara negara-negara di kawasan, termasuk korban sipil dan kerusakan infrastruktur, yang dipicu oleh konflik bersenjata antara pihak terkait seperti Israel dan Iran.

Bagikan
Artikel Terkait
Pengungsi Palestina di jalur Gaza.
Internasional

Pejabat Hamas dan Mesir Bertemu, Bahas Komite Pemerintahan Gaza

finnews.id – Pejabat Hamas menyatakan telah memulai pembicaraan dengan mediator Mesir di...

Internasional

Denmark Kirim Peralatan Militer dan Pasukan Pendahulu ke Greenland

“Sama seperti yang kita lihat pada tahun 2025, di mana kita melihat...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Trump Ancam Bakal Bersikap Keras Jika Iran Hukum Gantung Demonstran

“Warga negara AS harus meninggalkan Iran sekarang juga. Pertimbangkan untuk berangkat melalui...

Internasional

Greenland Tolak Dikuasai AS, Pilih Tetap Bersama Denmark

Proses Diplomasi dan Pertemuan Mendatang Berita ini muncul sehari sebelum Menteri Luar...