Home News Terjadi Lagi! Puluhan Siswa di Semarang Mual Setelah Santap Menu MBG
News

Terjadi Lagi! Puluhan Siswa di Semarang Mual Setelah Santap Menu MBG

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Memasuki tahun kedua pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), kasus dugaan keracunan akibat menyantap menu MBG masih juga terjadi.

Kali ini dugaan keracunan imbas konsumsi menu MBG terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 11 Semarang, Jawa Tengah. Sedikitnya 75 siswa sekolah tersebut dilaporkan mengalami mual, muntah, pusing, hingga sakit perut setelah menyantap menu MBG, Kamis, 8 Januari 2026.

Menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Jawa Tengah, Haris Wahyudi, gejala mulai dirasakan siswa sekitar pukul 16.00 WIB, atau beberapa jam setelah menyantap MBG di sekolah.

“Sekitar jam 16.00 WIB itu ada beberapa siswa yang mengalami gejala, seperti mual-mual, kemudian pusing seperti itu. Itu kita data 75 anak yang melaporkan,” kata Haris, dikutip Antara.

Dari 75 siswa yang mengalami gejala tersebut, empat siswa sempat dirawat di rumah sakit, dan dua diantaranya sudah diperbolehkan pulang, sedangkan siswa lainnya hanya menjalani perawatan di rumah.

Haris menjelaskan, jumlah siswa SMKN 11 Semarang tercatat mencapai sekitar 1.400 orang dan semua mengonsumsi menu MBG. Namun, hanya sebagian kecil yang dilaporkan mengalami gejala tersebut.

Ada Keanehan dalam Menu MBG yang Dibagikan

Dari laporan yang diterima, saat kejadian peserta didik merasa ada yang aneh dari menu MBG yang dibagikan pada hari tersebut, tidak seperti hari-hari biasanya.

Apalagi, program MBG sudah berjalan sejak Agustus 2025 di SMKN 11 Semarang dan baru kali ini terjadi kejadian semacam itu.

“Memang ada laporan dari siswa agak bau, seperti itu agak beda,” katanya, menyampaikan laporan dari siswa.

Untuk menu MBG yang dikonsumsi siswa saat itu, antara lain nasi, oseng labu, perkedel tahu, ayam suwir, dan buah semangka.

Dari dugaan sementara, kata dia, keluhan berasal dari lauk ayam yang dirasa basi, namun penyebab pasti masih menunggu hasil evaluasi lebih lanjut.

Sebagai langkah awal, ia menegaskan bahwa penyaluran MBG di sekolah tersebut dihentikan sementara, sembari dilakukan evaluasi bersama sejumlah pihak terkait, termasuk tim Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

Bagikan
Artikel Terkait
Awan panas meluncur sejauh 4 km dari puncak Semeru.
News

Luncuran Awan Panas Sejauh 4 Km Iringi Erupsi Gunung Semeru

finnews.id – Aawan panas dengan jarak luncur sejauh 4 kilometer dari puncak...

Gelondongan kayu banjir bandang di Sumatra dimanfaatkan untuk pembangunan huntara.
News

Kemenhut Manfaatkan Gelondongan Kayu Terbawa Banjir Bandang untuk Pembangunan Huntara di Aceh

finnews.id – Sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan masyarakat terdampak banjir,...

Longsor tutupi jalur menuju kawasan wisata Bromo. Foto: BPBD Kabupaten Malang
News

Longsor Tutup Jalur Menuju Kawasan Wisata Bromo, BPBD Malang Turun Tangan

finnews.id – Tanah longsor terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, Jawa Timur,...

News

Sepanjang 2025, 16 Orang Korban Gigitan Rabies di Bali Meninggal Dunia

finnews.id – Sepanjang 2025 tercatat ada 16 orang korban gigitan hewan penular...