Home News TNI Beri Penjelasan Terkait Bentrok Brimob dan TNI di Buton Selatan, Usai Laga Sepak Bola
News

TNI Beri Penjelasan Terkait Bentrok Brimob dan TNI di Buton Selatan, Usai Laga Sepak Bola

Bagikan
Bentrok Brimob vs TNI usai laga sepak bola di Buton Selatan
Bentrok Brimob vs TNI usai laga sepak bola di Buton Selatan (ist)
Bagikan

finnews.id – Markas Besar TNI akhirnya angkat bicara terkait kericuhan yang melibatkan personel TNI Angkatan Darat dan Brimob Polri usai pertandingan sepak bola di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Minggu (4/1/2026). Insiden tersebut sempat viral di media sosial dan menyita perhatian publik.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi setelah pertandingan sepak bola antara kedua kesatuan berakhir imbang tanpa gol.

“Setelah laga berakhir dengan skor 0-0, muncul aksi saling ejek antarsuporter di sekitar lapangan. Situasi itu memicu reaksi spontan dari beberapa oknum sehingga terjadi ketegangan sesaat,” ujar Donny saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (5/1).

Video kericuhan tersebut sebelumnya beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @infobutonraya, dan memunculkan berbagai spekulasi publik terkait hubungan TNI dan Polri di daerah tersebut.

Donny menegaskan, kericuhan tidak berlangsung lama. Para pimpinan satuan dari kedua belah pihak segera turun langsung ke lapangan untuk meredam emosi personel dan mencegah eskalasi lebih jauh.

“Komandan Yonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Komandan Batalyon Brimob Batauga. Langkah cepat ini membuat situasi segera terkendali,” jelasnya.

Dalam waktu singkat, kondisi kembali kondusif. Seluruh personel dari masing-masing satuan kemudian kembali ke asrama tanpa insiden lanjutan.

Menurut Donny, para komandan dari kedua kesatuan juga telah bertemu dan sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara internal dan kekeluargaan.

Ia menegaskan insiden tersebut tidak mencerminkan hubungan institusional TNI dan Polri secara keseluruhan, yang selama ini terjalin solid dan harmonis.

“Kami tegaskan bahwa sinergi TNI–Polri tetap kuat dan tidak terpengaruh oleh kejadian ini. Olahraga sejatinya menjadi sarana mempererat kebersamaan. Peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan kegiatan serupa berjalan lebih tertib dan kondusif,” kata Donny.

TNI memastikan koordinasi dengan kepolisian di wilayah Buton Selatan tetap berjalan normal, serta mengimbau seluruh personel untuk menjaga profesionalisme dan soliditas dalam setiap kegiatan, baik tugas pengamanan maupun aktivitas olahraga bersama.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Pemindahan Narapidana ke Nusakambangan
News

Zero Narkoba dan HP, 2.189 Napi High Risk Dipindah ke Lapas Super Maximum Nusakambangan

finnews.id – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memindahkan total...

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Targetkan Operasional Tahun Ajaran 2026
News

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Timur, Targetkan Operasional Tahun Ajaran 2026

finnews.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kini tengah menggenjot penyelesaian pembangunan permanen...

Benny Indra Ardhianto meninggal dunia
News

Unggahan Terakhir Banjir Air Mata, Wabup Klaten Benny Indra Ardhianto Berpulang Usai Sepekan Dirawat

Finnews.id – Kabar duka menyelimuti Kabupaten Klaten. Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto...

News

Profil Pegawai PPPK RSPAU Halim Tewas Misterius, Unsur Kebencian Dibalik Tata Kelakuan Baik

finnews.id – Profil Pegawai PPPK RSPAU Halim Ditemukan Tewas, Kasus Masih Dalam...