Finnews.id – Korlantas Polri mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang diprediksi jatuh pada Minggu 4 Desember 2026. Pihak kepolisian telah mematangkan rencana rekayasa lalu lintas serta menyiagakan personel di sejumlah titik krusial.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan kesiapan tersebut saat memantau arus balik di Command Center KM 29, Cikarang Utara, Bekasi, Sabtu 3 Januari 2026. Dalam pemantauan tersebut, hadir pula Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kakorsabhara Mulia Hasadungan Ritonga.

Irjen Agus menjelaskan bahwa pihaknya fokus mengawasi pergerakan kendaraan dari arah Tol Trans Jawa, Bandung, serta arus dari Sumatera. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah pertemuan arus atau crossing di Kilometer 66 Tol Jakarta-Cikampek.

“Kami mengantisipasi titik temu di kilometer 66. Atas arahan Pak Menhub, malam ini tim sudah siap untuk mengamankan jalannya arus balik,” ujar Irjen Agus.

Meskipun hingga Sabtu malam kondisi lalu lintas terpantau masih kondusif, Polri tetap menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah kepadatan. Beberapa skema yang akan diterapkan antara lain pengalihan arus, sistem contraflow, hingga pengendalian kapasitas parkir di rest area.

Selain pengaturan di jalur tol, Korlantas juga memastikan koordinasi lintas sektoral berjalan optimal demi kenyamanan masyarakat yang menuju wilayah Jabodetabek. Irjen Agus berharap mobilitas warga pada puncak arus balik ini berjalan lancar tanpa ada kendala atau kecelakaan menonjol.

“Kami berharap pada momen puncak arus balik besok tidak ada peristiwa yang menonjol, sehingga masyarakat sampai di rumah dengan aman,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas di lapangan terus bersiaga melakukan pengaturan di gerbang tol utama guna mengantisipasi antrean kendaraan yang mulai meningkat sejak Minggu pagi.