Home News Tolak UMP DKI 2026 dan UMSK Jabar, Puluhan Ribu Buruh Akan Kepung Istana 29-30 Desember
News

Tolak UMP DKI 2026 dan UMSK Jabar, Puluhan Ribu Buruh Akan Kepung Istana 29-30 Desember

Bagikan
Buruh akan menggelar demo besar pada akhir tahun.
Buruh akan menggelar demo besar pada akhir tahun.
Bagikan

Menurutnya, insentif tersebut bukan komponen upah minimum dan dinikmati oleh masyarakat umum.

Bahkan, hasil penelusuran KSPI di kawasan industri Cilincing dan Pulogadung menunjukkan bahwa dari sekitar 300 buruh, hanya sekitar 15 orang yang menerima insentif tersebut.

“Artinya hanya sekitar 5 persen buruh yang menerima, sementara upah minimum berlaku untuk seluruh pekerja. Ini tidak masuk akal,” paparnya.

Atas dasar itu, KSPI menuntut revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi minimal Rp5,89 juta, serta penerapan UMSP DKI Jakarta 2026 sebesar 2–5 persen di atas KHL, disesuaikan dengan karakteristik sektor industri.

UMSK Jabar Dinilai Dilanggar

Selain UMP DKI Jakarta, KSPI juga memprotes penetapan UMSK se-Jawa Barat Tahun 2026.

Disebutkannya, seluruh bupati dan wali kota di Jawa Barat telah menyampaikan rekomendasi resmi UMSK, namun rekomendasi tersebut dicoret dan diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Tindakan itu dinilai bertentangan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024 serta kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto.

Alasan potensi PHK yang digunakan dinilai tidak terbukti, karena pada tahun sebelumnya tidak terjadi PHK massal setelah intervensi pemerintah pusat.

“UMSK sektor elektronik di Kabupaten Bekasi dicoret, padahal di sana ada perusahaan raksasa seperti Epson dan Panasonic,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kekecewaan buruh Jawa Barat yang menilai gubernurnya terlalu sibuk membuat konten media sosial dan tidak melihat kondisi riil buruh di lapangan.

“Jangan sibuk membuat konten,” tegasnya.

Gugatan PTUN dan Aksi Berkelanjutan

KSPI memastikan akan menempuh dua langkah utama, yakni mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait penetapan UMP DKI Jakarta 2026 dan UMSK Jawa Barat, serta menggelar aksi massa besar-besaran.

Pada 29 Desember 2025, aksi akan diikuti sekitar 1.000 buruh dengan titik kumpul di Patung Kuda pukul 10.00 WIB.

Sementara pada 30 Desember 2025, aksi diperkirakan melibatkan lebih dari 10.000 buruh, disertai rencana konvoi 10.000–20.000 sepeda motor dari berbagai wilayah Jawa Barat menuju Jakarta.

Bagikan
Artikel Terkait
Publik menanti akankah MK menegaskan Jakarta tetap memegang mahkota ibu kota untuk sementara ataukah IKN mengambil alih?
News

Simpang Siur Ibu Kota RI! Mahkamah Konstitusi Dicecar Pertanyaan: Masih Jakarta atau Sudah IKN?

“Ini sebetulnya nanti posisi ibu kota (negara) itu ada di mana sih...

Menko Pangan jelaskan bahwa stabilitas harga pangan adalah prioritas utama. Dengan ini, pemerintah menyerap selisih harga pasar internasional
EkonomiNews

Kabar Gembira buat Emak-Emak! Pemerintah Pasang Badan Subsidi Harga Pangan Impor yang Kian Melejit!

Kini, kementerian terkait tengah menyempurnakan mekanisme penyaluran subsidi tersebut agar tepat sasaran...

Eileen Wang, Wali Kota Arcadia di California, Amerika Serikat (AS), mengaku bersalah telah bertindak sebagai agen asing ilegal China.
InternasionalNews

Skandal Pengkhianatan Terbesar! Wali Kota Eileen Wang Terbongkar jadi Mata-mata China, AS Geger!

Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh otoritas keamanan federal berhasil mengendus jejak aktivitas...

Tabir gelap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berskala internasional akhirnya tersingkap di jantung Jakarta Selatan.
NewsOtomotif

Gila! Gudang Rahasia Berisi 1.494 Motor Curian Digerebek, Ternyata Jadi Markas Ekspor Gelap Antar Benua!

‎Polisi menduga kendaraan tersebut berasal dari hasil kejahatan karena pihak yang menguasai...