Home Ekonomi Purbaya Siapkan Skema Baru! Insentif Tax Holiday Diperpanjang, Tapi Gak Semanis Dulu
Ekonomi

Purbaya Siapkan Skema Baru! Insentif Tax Holiday Diperpanjang, Tapi Gak Semanis Dulu

Bagikan
Purbaya Siapkan Skema Baru, Insentif Tax Holiday Diperpanjang, Tapi Gak Semanis Dulu
Purbaya Siapkan Skema Baru, Insentif Tax Holiday Diperpanjang, Tapi Gak Semanis Dulu
Bagikan

Finnews.id – Kementerian Keuangan memastikan insentif tax holiday atau pembebasan pajak akan terus berlanjut pada tahun 2026. Namun, ada sedikit perubahan yang perlu diperhatikan.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 130 Tahun 2020, pemberian insentif tax holiday akan berakhir pada 31 Desember 2025.

Karena itu, Kementerian Keuangan kini tengah menyiapkan peraturan menteri keuangan (PMK) baru untuk memperpanjang periode waktu pemberian insentif.

“Berlanjut,” kata Direktur Jenderal Stabilitas Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu, pada Selasa, 23 Desember 2025.

Namun, Febrio menekankan skema insentif tax holiday pada 2026 akan menyesuaikan penerapan global minimum tax (GMT) yang menetapkan tarif minimal pajak penghasilan 15%.

“Karena harus sesuai dengan perjanjian yang ditandatangani dengan OECD itu minimum pajaknya adalah 15%,” ucap Febrio.

Tax Holiday Tak Lagi 100%

Konsep tax holiday yang baru ialah pembebasan tarif pajak bagi investor tak lagi mencapai 100%, atau seluruh tarif PPh Badan 22% yang full dihilangkan.

Melainkan sesuai kesepakatan GMT 15%. Sedangkan sisanya diberikan dalam bentuk insentif pengganti yang masih dirumuskan.

“Jadi berarti 22% dikurang 15% berarti kan 7%. Nah negara-negara lain, ini kita pelajari Vietnam, India dan sebagainya itu memberikan kebijakan substitusi pengganti dari tax holiday tersebut,” ungkapnya.

Lantas, insentif pengganti seperti apa yang akan diberikan oleh pemerintah? Apakah skema baru ini akan tetap menarik bagi para investor?

Bagikan
Artikel Terkait
PMI-BI Triwulan I 2026 melesat ke 52,03%! Industri kertas, alas kaki, dan makanan jadi motor utama. Simak proyeksi ekonomi manufaktur RI selanjutnya.
Ekonomi

Lampu Hijau Ekonomi! Sektor Manufaktur RI Ngamuk di Awal 2026, Siap-Siap Kebanjiran Pesanan?

finnews.id – Kabar gembira buat kamu yang sedang memantau ekonomi nasional! Sektor...

Bank Indonesia catat kinerja dunia usaha Triwulan I 2026 tetap tangguh! SBT tembus 10,11%, sektor pertanian & tambang siap melesat di triwulan depan.
Ekonomi

Jangan Sampai Ketinggalan! Dunia Usaha RI 2026 Masih On Track, Sektor-Sektor Ini Bakal Cuan Gede?

finnews.id – Ekonomi Indonesia kembali menunjukkan tajinya di awal tahun ini! Bank...

Ekonomi

Katalog Promo Superindo Hari Ini 17 April 2026: Diskon Bahan Segar, Pas untuk Stok Dapur

finnews.id – Jaringan swalayan Superindo kembali memanjakan para pelanggan setianya dengan menggelar...

Ekonomi

Okupansi Hotel Turun Hingga 30%, Pengusaha Desak Pemerintah Evaluasi Kebijakan Efisiensi Anggaran

finnews.id – Industri perhotelan nasional tengah menghadapi tekanan serius. Indonesian Hotel General Manager...