Home News Trump Ancam Larang Migrasi dari Negara Third World
News

Trump Ancam Larang Migrasi dari Negara Third World

Bagikan
Diplomasi Xi-Trump
Diplomasi Xi-Trump, Image: Owantana / Pixabay
Bagikan

Pernyataan Pemerintah dan Penguatan Retorika

Gedung Putih melalui juru bicara Karoline Leavitt mengatakan kepada Fox News bahwa Trump sebelumnya telah mengumumkan larangan terhadap negara yang ia sebut sebagai Third World dan failed state.

Rekomendasi Noem tidak mengubah konsep tersebut, tetapi memperluas cakupannya agar lebih banyak negara masuk dalam kategori larangan.

Dalam unggahan Thanksgiving, Trump menyatakan bahwa para pengungsi telah menyebabkan “disfungsi sosial” di Amerika Serikat dan berjanji akan menghapus siapa pun yang menurutnya “bukan aset bersih” bagi negara.

Retorika seperti ini membuat Trump ancam larang migrasi dari negara Third World menjadi pesan politik yang mengarah pada pembatasan populasi migran secara ekstrem. Pemerintah juga meminta peninjauan ulang terhadap berbagai green card yang telah diterbitkan bagi warga dari 19 negara yang sudah masuk daftar pembatasan.

Respons Komunitas Afghanistan dan Organisasi Internasional

Komunitas Afghanistan di Amerika Serikat segera menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban penembakan di Washington DC. Mereka menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan perbuatan satu individu dan tidak pantas digunakan untuk menggeneralisasi seluruh komunitas.

Koalisi Afghanistan juga meminta agar pemrosesan klaim imigrasi tidak ditunda atau dihentikan karena 20 tahun kemitraan antara warga Afghanistan dan Amerika Serikat seharusnya tidak dilupakan.

PBB melalui laporan Reuters yang dikutip dalam pemberitaan BBC mendesak Amerika Serikat agar tetap menghormati kewajiban internasional mengenai perlindungan pencari suaka. Peringatan itu muncul karena penghentian proses suaka dapat berdampak besar pada kelompok rentan yang bergantung pada jalur perlindungan tersebut.

Dalam konteks ini, politik Trump ancam larang migrasi dari negara Third World menjadi ancaman langsung bagi prinsip-prinsip perlindungan yang dijaga komunitas internasional.

Dampak Diplomatik dan Kebijakan Global

Jika kebijakan ini diterapkan secara penuh, hubungan Amerika Serikat dengan banyak negara berkembang bisa memasuki fase yang lebih tegang.

Negara-negara yang masuk daftar larangan mungkin melihat kebijakan itu sebagai bentuk stigmatisasi dan diskriminasi. Selain itu, potensi pembatasan visa balasan dari negara terdampak bisa menambah kompleksitas hubungan bilateral.

Penerapan kebijakan Trump ancam larang migrasi dari negara Third World juga dapat mengubah dinamika kerja sama keamanan, bantuan kemanusiaan, dan perjanjian pertahanan.

Negara yang sebelumnya menjadi mitra strategis dapat mengurangi tingkat kerja sama jika merasa kebijakan ini tidak menghargai kontribusi mereka terhadap keamanan global.

Bagikan
Artikel Terkait
Sumatera Bangkit! Menteri PU Pastikan Tak Ada Lagi Kota Terisolasi, Tapi Ribuan Desa Masih Terkepung?
News

Sumatera Bangkit! Menteri PU Pastikan Tak Ada Lagi Kota Terisolasi, Tapi Ribuan Desa Masih Terkepung?

finnews.id – Kabar melegakan akhirnya datang untuk warga Sumatera! Setelah berhari-hari berjuang...

Anggaran makan minum Pemda Rp1 miliar
News

Anggaran Makan Minum Pemda Tembus Rp1 Miliar Sehari, DPR Segera Panggil Mendagri Tito Karnavian

“Belanja pemerintah harus dihemat. Kalau bisa Zoom meeting, ya Zoom meeting saja,...

News

Pria yang Pukul Wajah Perempuan di Koja Ditangkap Polisi

finnews.id – Polisi menangkap seorang pria yang diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang...

Fakta-Fakta pendaki muda Syafiq Ali yang meninggal di Gunung Slamet
News

Fakta-Fakta Pendaki Muda Syafiq Ali, Hilang hingga Ditemukan Meninggal Dunia Dekat Kawah Gunung Slamet

“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal terpisah. Di sekitarnya ada dompet,...