Home News Tragis! Mobil SPPG Kecelakaan Tabrak Becak Motor di Lamongan, Sopir Meninggal dan 2 Luka
News

Tragis! Mobil SPPG Kecelakaan Tabrak Becak Motor di Lamongan, Sopir Meninggal dan 2 Luka

Bagikan
Bagikan

finnews.id –  Kecelakaan maut terjadi di Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat pagi (7/11/2025).

Sebuah mobil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Lembaga Islam Bumi Aswaja menabrak becak motor (bentor) dan tiang listrik hingga patah.

Kendaraan jenis Suzuki APV warna silver bernomor polisi W 1345 AE itu dikemudikan oleh Wisnu Al Afdhoni (30), warga Desa Plangwot, Kecamatan Laren, Lamongan.

Akibat insiden tersebut, Wisnu meninggal dunia akibat luka berat di bagian wajah dan kepala.

Sementara itu, pengemudi bentor bernama Anam (45) dan penumpangnya, Umaiyyah (52), mengalami luka ringan dan segera dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan untuk mendapatkan perawatan medis.

Kronologi Kecelakaan Mobil SPPG di Lamongan

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, mobil SPPG milik Yayasan Lembaga Islam Bumi Aswaja tersebut melaju dari arah selatan dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di lokasi kejadian, ban depan kanan mobil diduga meletus, menyebabkan kendaraan oleng ke kiri.

Mobil yang tanpa muatan itu kemudian menabrak bentor yang melaju di jalur yang sama, sebelum akhirnya menabrak tiang listrik beton di pinggir jalan.

Benturan keras membuat bentor terbelah menjadi dua bagian, sementara tiang listrik patah dan roboh ke jalan.

Video amatir yang direkam warga memperlihatkan kondisi mobil rusak parah di bagian depan, sedangkan tiang listrik terlihat hancur di pangkalnya.

Keterangan Polisi dan Pihak Yayasan

Kapolsek Karanggeneng, Iptu Sofian Ali, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, penyebab kecelakaan diduga kuat akibat pecah ban saat mobil melaju kencang.

“Mobil kemudian oleng dan menabrak bentor serta tiang listrik hingga tiang tersebut patah,” jelas Iptu Sofian Ali.

Sementara itu, Irsyad, Ketua SPPG Yayasan Lembaga Islam Bumi Aswaja, membenarkan bahwa kendaraan tersebut merupakan mobil operasional milik yayasan.

Bagikan
Artikel Terkait
Larangan mengajar 2027 ditakutkan memicu krisis guru besar-besaran. Kebijakan ini terasa seperti "vonis mati" bagi karier guru honorer.
NasionalNews

Peringatan Keras! Larangan Mengajar Guru Honorer Berlaku 2027, DPRD Jatim Teriak

Finnews.id – Jakarta – Kabut tebal mulai membuat masa depan jutaan tenaga...

BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi Online (Judol) di Gedung Perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar).
NasionalNews

321 Pelaku Sindikat Judol Hayam Wuruk Tertangkap, Markas Bergeser

Finnews.id – Jakarta – BareskrimPolri berhasil menahan sebanyak 321 pelaku sindikat Judi...

ilustrasi
News

3 Pendaki Hilang Usai Erupsi Gunung Dukono

finnews.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa tim SAR gabungan...

News

AS dan Iran Saling Tuding Usai Bentrokan di Selat Hormuz

finnews.id – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah kedua...