Home Hukum & Kriminal TRAGEDI BOM SMAN 72! Pelaku Diduga Siswa Korban Bullying, Aksinya Terinspirasi Teroris Brenton Tarrant & Alexandre Bissonnette?
Hukum & Kriminal

TRAGEDI BOM SMAN 72! Pelaku Diduga Siswa Korban Bullying, Aksinya Terinspirasi Teroris Brenton Tarrant & Alexandre Bissonnette?

Bagikan
TRAGEDI BOM SMAN 72, Pelaku Diduga Siswa Korban Bullying, Aksinya Terinspirasi Teroris Brenton Tarrant & Alexandre Bissonnette
TRAGEDI BOM SMAN 72, Pelaku Diduga Siswa Korban Bullying, Aksinya Terinspirasi Teroris Brenton Tarrant & Alexandre Bissonnette
Bagikan

Finnews.id – Penemuan senapan airsoftgun laras panjang jenis SIG 556 DCobra Reborn M-790 di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, menggemparkan publik. Selain pelaku diduga siswa yang sering jadi korban bullying, ada coretan menyeramkan berisi nama teroris dunia. Yaitu Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette.

Nama Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette tertulis di badan senjata airsoftgun berwarna hitam itu.

Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette, merupakan 2 pelaku serangan teroris paling brutal dalam dekade terakhir.

Tak hanya itu. Ada pula tulisan misterius. Seperti For Agartha, Luca Triani, 14 Words, Welcome to The Hell dan angka 1189. Temuan tersebut kini tengah dianalisis oleh tim forensik Polri.

Penemuan beberapa kata dan nama yang identik dengan pelaku aksi ekstremisme global tersebut cukup mencengangkan.

Terlebih, sempat tersiar kabar pelakunya adalah siswa di sekolah tersebut yang kerap menjadi korban bully.

Dua nama yang tercantum di senjata airsoft itu bukan nama sembarangan. Mereka dikenal luas sebagai simbol kebrutalan ekstremisme sayap kanan yang menargetkan umat Muslim di berbagai negara.

Alexandre Bissonnette

  • Kejahatan: Melakukan penembakan brutal di Pusat Kebudayaan Islam Quebec, Kanada, pada 29 Januari 2017.
  • Korban: 6 jamaah tewas, 19 luka-luka.
  • Motif: Ideologi anti-Islam dan nasionalisme ekstrem.
  • Hukuman: Penjara seumur hidup setelah mengaku bersalah atas 6 pembunuhan berencana.

Brenton Tarrant

  • Kejahatan: Melancarkan serangan ke dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019.
  • Korban: 51 orang meninggal dunia dan 40 luka-luka.
  • Metode: Menyiarkan aksi sadisnya secara langsung di Facebook.
  • Hukuman: Dihukum seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Ini adalah  vonis terberat dalam sejarah Selandia Baru.

Kedua nama ini sering disebut dalam laporan internasional tentang terorisme sayap kanan dan Islamofobia global. Sehingga temuan tulisan dengan nama Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette di senjata airsoft tersebut menimbulkan tanda tanya besar.

Misteri Tulisan For Agartha & Angka 1189

Tulisan “For Agartha” juga menjadi perhatian tersendiri. Istilah Agartha merujuk pada mitos kota bawah tanah yang sering muncul dalam doktrin okultisme dan teori konspirasi ekstremis.

Bagikan
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Tabayyun MUI
Hukum & Kriminal

Bawa Hasil Tabayyun MUI ke Polda Metro Jaya, Pandji Pragiwaksono Siap Klarifikasi Kasus ‘Mens Rea’

Finnews.id – Komika senior Pandji Pragiwaksono menunjukkan sikap kooperatif dalam menghadapi rentetan...

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo,
Hukum & Kriminal

Terungkap! Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Ditangkap KPK dalam OTT, Uang Tunai Rp1 Miliar Lebih Disita

finnews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang sektor perpajakan nasional. Dalam...

Bahar bin Smith tersangka penganiayaan Banser
Hukum & Kriminal

Bahar bin Smith Kembali Jadi Tersangka! Diduga Aniaya Anggota Banser, Terancam Pasal Berlapis

Finnews.id – Penceramah kontroversial Bahar bin Smith kembali berurusan dengan hukum. Kepolisian...

Hukum & Kriminal

Riza Chalid Resmi Jadi Buron Internasional, Interpol Terbitkan Red Notice

finnews.id – Langkah tegas diambil oleh aparat penegak hukum Indonesia dalam memburu...