Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mendominasi dengan porsi 55,1% atau Rp 789,7 triliun. Purbaya menganggap hal ini sebagai tanda positif.

“Artinya, mesin ekonomi kita sudah bergerak dari dalam negeri. Tinggal dijaga dan diperkuat,” ujarnya optimis.

Purbaya menilai, kemandirian ekonomi adalah kunci kedaulatan bangsa. Dengan mengandalkan inovasi dan daya saing lokal, Indonesia tidak perlu tunduk pada tekanan eksternal.

“Kalau kita terus bergantung pada asing, ekonomi kita akan rapuh. Lebih baik lambat tapi kuat, daripada cepat tapi tergantung,” tutupnya.