Home Internasional Tekanan Dagang $550 Miliar di Balik Jabat Tangan Persahabatan PM Takaichi dan Trump
Internasional

Tekanan Dagang $550 Miliar di Balik Jabat Tangan Persahabatan PM Takaichi dan Trump

Bagikan
Trump Takaichi Aliansi Dagang Jepang
Presiden Donald Trump memuji Perdana Menteri Jepang wanita pertama, Sanae Takaichi, dalam kunjungan kenegaraan yang sarat tekanan dagang.Foto:TangkapanLayarX@
Bagikan

Sanae Takaichi, yang harus melindungi kepentingan ekonomi nasionalnya, tampak menyiapkan lobi yang cerdas. Sebelum pertemuan, jurnalis media asing dan domestik diarahkan melewati sebuah mobil Ford F-150 berwarna emas yang diparkir mencolok di luar Akasaka Palace. Mobil pikap buatan Amerika, serta kendaraan Toyota buatan AS berwarna putih, sengaja dipajang.

Langkah ini merupakan sinyal jelas bahwa Jepang siap menanggapi keluhan lama Trump. Trump telah berulang kali mengeluh bahwa Jepang tidak membeli kendaraan buatan Amerika, meskipun kendaraan tersebut sering dianggap terlalu lebar dan tidak praktis untuk jalanan Jepang yang sempit.

Potensi pembelian truk Ford F-150 oleh Jepang, yang dikabarkan menjadi bagian dari “charm offensive” Takaichi, adalah kartu truf yang disiapkan Tokyo untuk melunakkan tekanan dagang dari Gedung Putih.

Sebelum tiba di Jepang, Trump telah menyelesaikan agenda di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menghadiri KTT tahunan Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara (ASEAN). Dalam forum tersebut, ia sukses menekan negara-negara di kawasan.

Salah satu capaian yang dirayakan adalah kesepakatan gencatan senjata yang diperluas antara Thailand dan Kamboja, yang sempat berselisih di perbatasan.

Ancaman Trump untuk menahan perjanjian dagang terbukti efektif memaksa kedua negara tersebut menghentikan pertempuran.

Fokus kebijakan luar negeri Trump di Asia memang berkisar pada tarif dan perjanjian perdagangan, namun ia juga menyempatkan diri untuk memperkuat komitmen militer AS.

Trump dijadwalkan berpidato di hadapan pasukan AS di atas kapal induk USS George Washington, yang berlabuh di pangkalan angkatan laut Amerika di dekat Tokyo.

Kunjungan ini adalah simbol kekuatan militer AS di kawasan Pasifik yang bertujuan menenangkan sekutu dan mengirimkan pesan strategis kepada Tiongkok.

Menariknya, di tengah kunjungan ini, muncul sinyal positif mengenai hubungan AS-Tiongkok yang sempat memanas akibat perang dagang. Para negosiator tingkat atas dari kedua negara mengindikasikan bahwa kesepakatan perdagangan mulai terbentuk.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Trump Klaim Iran Ingin Berunding Usai AS Kerahkan Kapal Induk ke Timur Tengah

Konflik itu memicu serangan balasan berupa pesawat tak berawak dan rudal dari...

Internasional

Tentara Israel Tewaskan 3 Warga Gaza, Empat Lainnya Terluka Akibat Serangan Drone

finnews.id – Tembakan yang dilepaskan tentara Israel menewaskan tiga warga Palestina dalam...

Internasional

Aturan Baru Masuk Singapura Mulai 30 Januari 2026 Diperketat, Turis Bisa Gagal Terbang Sejak Bandara Asal

Ini Penyebab Turis Bisa Gagal Terbang ke Singapura Dengan aturan baru ini,...

Internasional

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Pajak 100 Persen Jika Berani Jalin Kesepakatan dengan China

finnews.id – Presiden AS Donald Trump memperingatkan Kanada, jika negara itu menyelesaikan...