finnews.id – Memasuki musim penghujan, payung adalah salah satu barang yang penting ada di dalam tasmu. Meski terus digunakan oleh manusia modern, kehadirannya telah bermanfaat sejak manusia di zaman Mesir kuno, Mesopotamia, China, dan India.
Meskipun memang awalnya payung tidak digunakan untuk melindungi dari hujan melainkan dari panas matahari. Dalam arsip detikEdu, dijelaskan payung sudah hadir sejak 3.500-4.000 tahun yang lalu yang dibuat oleh Lu Ban, tukang di Tiongkok.
Awalnya Lu Ban membuat payung untuk istrinya tercinta agar terhindar dari hujan. Tak hanya di Tiongkok, Mesir kuno juga mencatat hadirnya payung pertama pada 4.000 tahun yang lalu.
Payung ini diciptakan untuk melindungi keluarga kerajaan dan bangsawan dari sinar matahari yang terik. Dahulu disebutkan bila payung terbuat dari bahan-bahan yang mahal dan sulit didapat.
Karenanya benda ini sepat menjadi simbol kekayaan karena kerap digunakan oleh keluarga kerajaan dan bangsawan. Tetapi kini sudah tak begitu lantaran kita bisa menemukan payung dengan mudah apalagi pada musim penghujan.
Tapi tahukah kamu ada mitos yang mengatakan bila kita membiarkan payung terbuka di dalam ruangan bisa mendatangkan kesialan? Benarkah begitu?
Membuka Payung di Dalam Ruangan
Dikutip dari laman Mental Floss, disebutkan asal muasal takhayul membuka payung di dalam ruangan bisa membuat siap belum terbukti secara pasti. Meski begitu ada beberapa teori terkemuka mengapa pernyataan ini bisa terjadi, begini teorinya.
1. Buat marah dewa matahari
Teori pertama dimulai sekitar tahun 1200 SM, kala itu pendeta dan bangsawan Mesir kuno menggunakan payung yang terbuat dari bulu merak dan papirus untuk melindungi mereka dari sinar matahari.
Takhayul ini berhubungan dengan keyakinan bila membuka payung di dalam ruangan berarti jauh dari sinar matahari. Hal ini dapat membuat marah dewa matahari atau Ra dan menimbulkan konsekuensi negatif.
2. Berhubungan dengan dewi langit
Masih dari Mesir kuno, payung disebutkan tercipta untuk mencerminkan dan menghormati dewi langit atau Nut yang melindungi Bumi. Sehingga naungannya dianggap sakral.