Jika ada orang lain yang buka keturunan bangsawan yang menggunakannya baik di dalam atau luar ruangan, orang itu akan menjadi pembawa kesialan.
3. Menghindari cedera
Bila dua alasan sebelumnya hadir di zaman Mesir kuno, kini teori berhubungan dengan manusia masa kini. Alasan untuk tidak membuka payung di dalam ruangan saat ini adalah untuk menghindari cedera daripada murka ilahi.
Payung modern diketahui populer pada era Victoria dengan penemuan kerangka Paragon bergaris baja oleh Samuel Fox. Kerangka ini juga mencakup mekanisme pegas yang dapat mengembang dengan cepat dan berbahaya.
Carles Panati, dalam bukungan Panati’s Extraordinary Origins of Everyday Things menjelaskan payung dengan jeruji yang kaku bila terkemuka di sebuah ruangan kecil secara tiba-tiba bisa melukai orang lain hingga menghancurkan benda yang mudah pecah. Oleh karena itu pembawa sial hanyalah takhayul belaka.
“Oleh karena itu, takhayul muncul sebagai penghalang untuk membuka payung di dalam ruangan,” ujar Panati.
Jadi bisa disimpulkan bila membuka payung di dalam ruangan bukan karena sialnya, tapi berpotensi bahaya yang ditimbulkan bila payung itu tiba-tiba terbuka lalu mengenai dan merusak benda-benda sekitarnya.