finnews.id – Empoli dan Cagliari bersiap menjalani laga krusial demi bertahan di Serie A saat keduanya bertemu di Stadio Carlo Castellani, Minggu, 6 April 2025, pukul 20. 00 WIB.
Kedua tim masih berada dalam ancaman degradasi, dengan Empoli makin terjepit usai serangkaian hasil buruk.
Setelah secara mengejutkan menyingkirkan Fiorentina dan Juventus di Coppa Italia, Empoli harus menelan pil pahit saat dibekuk Bologna 0-3 pada leg pertama semifinal.
Dalam laga yang penuh rotasi tersebut, tim asuhan Roberto D’Aversa hanya mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dan penguasaan bola di bawah 35 persen.
Kini, fokus Empoli sepenuhnya tertuju pada misi bertahan di Serie A. Namun, tugas itu tak mudah.
Azzurri gagal menang dalam tujuh dari delapan laga kandang terakhir, bahkan tak mencetak gol dalam empat laga terakhir di kandang. Liga terakhir yang mereka menangi terjadi pada Desember lalu.
Jika gagal menang lagi, Empoli akan menyamai rekor buruk mereka: 16 laga tanpa kemenangan di Serie A, rekor yang terjadi antara akhir 2021 hingga April 2022.
Satu poin dari hasil imbang melawan Como pekan lalu hanya cukup membuat mereka tetap terjebak di zona merah.
Cagliari datang ke Tuscany dengan semangat tinggi usai menaklukkan Monza 3-2 di laga sebelumnya.
Tiga gol di babak kedua dari Viola, Gaetano, dan Luvumbo membuat tim asuhan Davide Nicola menjauh dari zona degradasi dengan keunggulan enam poin atas Empoli.
Nicola, yang musim lalu menyelamatkan Empoli dari degradasi, kini kembali dengan misi yang sama, namun untuk tim berbeda.
Meski hanya menang sekali dari 12 laga tandang terakhir, Cagliari tetap percaya diri setelah mencatat dua laga tandang terakhir melawan Empoli tanpa kekalahan.
Di sisi skuad, Empoli masih harus tampil pincang. Sejumlah pemain seperti Maleh, Zurkowski, Ismajli, Haas, Pellegri, dan Silvestri absen karena cedera.
Fazzini dan Gyasi juga tak bisa bermain karena akumulasi. D’Aversa kemungkinan akan menurunkan susunan terbaiknya setelah rotasi besar di laga Coppa.
Sebaliknya, Cagliari nyaris tampil dengan kekuatan penuh. Hanya bek Adam Obert yang diragukan tampil. Roberto Piccoli diprediksi kembali memimpin lini serang, didukung deretan pemain kreatif seperti Viola, Luvumbo, Gaetano, dan Coman.