finnews.id – Media sosial TikTok terus menghadirkan tren unik yang menarik perhatian pengguna. Salah satu yang sedang ramai dibicarakan adalah penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk menghidupkan kembali foto-foto lama, sehingga tampak lebih realistis.
Dengan teknologi ini, orang dalam foto dapat terlihat bergerak, tersenyum, bahkan berinteraksi layaknya manusia sungguhan.
Fitur AI ini memungkinkan dua orang dalam foto untuk tampak saling berpelukan atau bahkan berciuman, menciptakan momen emosional yang terasa nyata.
Banyak pengguna memanfaatkannya untuk berbagai keperluan, mulai dari mengenang momen bersama orang terkasih yang telah tiada hingga berinteraksi dengan selebriti favorit mereka.
Salah satu platform yang bisa digunakan untuk membuat video ini adalah Vidu AI, yang dapat diakses melalui ponsel maupun komputer menggunakan Google Chrome. Ingin tahu cara membuatnya? Simak panduannya berikut!
Cara Membuat Video AI Pelukan dan Ciuman dengan Vidu AI
Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat video AI yang sedang viral ini:
- Buka Google Chrome di perangkat yang kamu gunakan.
- Kunjungi situs Vidu AI Studio.
- Jika menggunakan ponsel, ubah ke mode desktop agar tampilan lebih optimal.
- Masuk menggunakan akun Google untuk mengakses fitur pengeditan.
- Klik ‘Create Video’.
- Unggah foto yang ingin diedit, baik foto berdua atau yang telah digabung sebelumnya.
- Masukkan perintah dalam bahasa Inggris, misalnya “make people hug” atau “make them kiss”.
- Tekan tombol ‘Create’ dan tunggu hingga proses selesai.
- Setelah video jadi, klik ikon ‘Download’ untuk menyimpannya.
- Bagikan video ke media sosial sesuai keinginan.
Hal yang Perlu Diperhatikan
Vidu AI menyediakan beberapa kesempatan gratis bagi pengguna untuk membuat video AI seperti ini. Namun, setelah batas gratis habis, akan ada biaya tambahan untuk mengedit video berikutnya.
Tren ini memberikan pengalaman baru dalam mengolah foto lama, menjadikannya lebih hidup dan interaktif. Namun, tetap gunakan teknologi ini secara bijak dan pastikan untuk tidak menyalahgunakannya.
Tertarik mencoba? Yuk, buat video AI pelukan dan ciumanmu sekarang!
Terima kasih atas informasinya mengenai tren video AI di TikTok! Sangat menarik bagaimana teknologi ini memungkinkan foto lama menjadi hidup, bahkan bisa menampilkan adegan pelukan atau ciuman yang terasa nyata. Banyak pengguna memanfaatkannya untuk mengenang orang terkasih atau berinteraksi dengan selebriti. Untuk panduan lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi https://nanabananapro.com.
Tren video AI di TikTok yang menghidupkan foto lama memang menarik perhatian, seperti yang dibahas di artikel ini. Teknologi ini memungkinkan interaksi realistis, bahkan pelukan atau ciuman, yang bisa digunakan untuk mengenang orang terkasih atau berinteraksi dengan selebriti. Untuk membuat video serupa, Anda bisa mencoba platform seperti Vidu AI. Jika Anda tertarik dengan konversi gambar ke video, kunjungi https://imageto.video/.
Menarik sekali poin tentang bagaimana AI ini bisa menghidupkan kembali foto lama, bahkan untuk mengenang orang terkasih yang sudah tiada. Saya sempat lihat beberapa video di TikTok yang menggunakan fitur serupa, dan memang emosinya terasa banget.
Apakah ada batasan spesifik untuk jenis foto yang bisa digunakan? Misalnya, apakah kualitas foto atau resolusinya berpengaruh signifikan terhadap hasil akhir video AI-nya?
Terima kasih atas informasinya mengenai tren video AI di TikTok! Sangat menarik bagaimana AI dapat menghidupkan kembali foto-foto lama, bahkan membuat orang di dalamnya seolah berinteraksi, berpelukan, atau berciuman, seperti yang disebutkan di artikel ini. Untuk membuat video dari gambar, Anda juga bisa mencoba https://creomeld.com/tools/image-to-video.
Panduannya mudah diikuti karena menjelaskan seluruh proses, mulai dari membuka Vidu AI melalui Chrome, memakai mode desktop di ponsel, mengunggah foto, hingga menulis perintah bahasa Inggris seperti “make people hug”. Catatan mengenai batas kesempatan gratis juga penting agar pengguna tidak terkejut dengan biaya tambahan. Yang paling perlu ditekankan memang penggunaan secara bijak: persetujuan orang dalam foto dan konteks emosionalnya harus dipertimbangkan sebelum video dibagikan.
Panduan ini mudah diikuti karena menjelaskan detail yang sering terlewat, terutama mengaktifkan mode desktop di ponsel dan menulis perintah dalam bahasa Inggris. Menurut saya, bagian paling penting justru pengingat untuk memakai teknologi ini secara bijak. Untuk foto lama yang melibatkan orang lain, persetujuan, konteks emosional, dan kemungkinan hasil yang tidak akurat perlu dipertimbangkan sebelum video dibagikan. Informasi tentang batas penggunaan gratis juga membantu pengguna menghindari biaya yang tidak terduga.
Tren video AI pelukan dan ciuman emang lagi rame banget di FYP akhir-akhir ini. Langkahnya lengkap, penasaran aplikasi mana yang paling natural hasilnya buat di-share ke keluarga.
If anyone here is testing AI video, TurnVideo currently has Seedance 2.5, FLUX 3, MiniMax H3 and Nano Banana Pro. Free start: https://turnvideo.com
I appreciate how online platforms like this keep things accessible, but file formats often trip me up. Having a reliable 3d convert tool that works directly in-browser without uploading anything is a huge plus. It makes switching between formats for game assets or 3D printing much less of a headache.