Home Megapolitan Korban Pembunuhan di Pondok Aren Dikenal Pendiam dan Tertutup
Megapolitan

Korban Pembunuhan di Pondok Aren Dikenal Pendiam dan Tertutup

Bagikan
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan
Ilustrasi jenazah korban pembunuhan
Bagikan

finnews.id  – Penemuan jasad wanita berinisial N (26) di sebuah kontrakan di Kampung Bonjol, Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, pada Kamis (30/1/2025), menghebohkan warga sekitar.

Korban diduga tewas akibat kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya, seorang prajurit TNI berinisial Pratu TS (30).

Hasanah, sepupu korban, menyatakan bahwa N adalah sosok yang pendiam dan tertutup, terutama saat mengalami masalah dalam hubungan percintaannya.

“Anaknya tertutup kalau patah hati, kemarin galau bikin status, saya komen dia gak ngaku,” ujar Hasanah kepada wartawan, Minggu 2 Febuari 2025.

Hasanah mengungkapkan bahwa Sabtu lalu ia sempat berkomunikasi dengan korban melalui chat, namun pada Minggu masih sempat melihatnya, sementara pada Senin, N sudah tidak tampak lagi.

“Sabtu terakhir chat sama korban, minggu masih liat dia, senin gak keliatan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa korban sering terlihat bersama TNI, bahkan hampir sebulan terakhir ada foto mereka berdua.

“Saya sih gatau ya dia sejauh mana seberapa lama deket sama TNI, cuman udah hampit sebulan foto berdua sama TNI, juga sering liat story dia,” katanya.

Sementara itu, Kapendam Jaya, Kolonel Inf Deki R Putra, prajurit TNI yang diketahui bernama Pratu TS (30) diduga melakukan kekerasan terhadap korban yang menyebabkan kematiannya.

Deki menjelaskan bahwa TS telah melarikan diri dan tidak hadir tanpa izin (disersi) sejak 19 Januari 2025.

“Memang benar ada oknum anggota TNI AD dari kesatuan Yonif 318 satuan Kostrad yg melakukan tindakan tidak hadir tanpa ijin (Disersi) dari Satuan mulai tanggal 19 Jan 2025,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Minggu 2 Febuari 2025.

“Setelah dilakukan pencarian, yang bersangkutan berhasil ditangkap di daerah Medang,” sambungnya.

Setelah penangkapan, Deki mengungkapkan bahwa saat pemeriksaan di satuan, TS mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Pihak TNI kemudian berkoordinasi dengan Denpom Jaya 1/Tangerang untuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) yang disebutkan oleh pelaku.

Bagikan
Artikel Terkait
Megapolitan

Upaya Kurangi Risiko Kecelakaan di Perlintasan Kereta, DKI Akan Bangun 2 Flyover Baru 

finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan pembangunan dua jalan layang baru...

Megapolitan

Pramono Gelar Town Hall PPSU, Dorong Kinerja Lebih Profesional dan Transparan

finnews.id – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar forum town hall meeting...

Megapolitan

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Rapat Khusus Atasi Ledakan Ikan Sapu-Sapu

finnews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar rapat khusus dalam waktu...

Megapolitan

Warga Diminta Setop Kasih Uang ke Jukir Liar di Blok M!

finnews.id – Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Unit Pengelola (UP) Perparkiran mengimbau...