finnews.id – Banjir yang sempat mengepung Jakarta kini sudah mulai surut. Bahkan, dari siang hingga sore ini sudah enam ruas jalan yang sempat terendam banjir mulai surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 36 RT dan 10 ruas jalan masih terendam banjir hingga ketinggian 1 meter pada Rabu 29 Januari 2025.
Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan mengatakan, data banjir tersebut tercatat hingga pukul 18.00 WIB. “BPBD mencatat saat ini genangann terjadi di 36 RT dan 10 ruas jalan,” kata Yohan dalam keterangannya.
Yohan mengatakan, banjir yang mengepung Jakarta tersebut terjadi akibat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi siang hingga malam.
Berikut 36 RT di Jakarta yang terendam banjir:
Jakarta Barat: 34 RT
- Kel. Cengkareng Barat 2 RT
- Kel. Cengkareng Timur 4 RT
- Kel. Duri Kosambi 7 RT
- Kel. Kedaung Kali Angke 7 RT
- Kel. Rawa Buaya 4 RT
- Kel. Jelambar Baru 2 RT
- Kel. Pegadungan 1 RT
- Kel. Tegal Alur 6 RT
- Kel. Joglo 1 RT
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Ketinggian air: 30 s.d 100 Cm
Jakarta Utara: 1 RT
- Kel. Rorotan 1 RT
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan ROB
Ketinggian air: 80 Cm
Jakarta Timur: 1 RT
- Kel. Cakung Barat 1 RT
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Cakung Drain
Ketinggian air: 60 Cm
Berikut 10 ruas jalan yang tergenang:
- Jl. Pluit Dalam, Kel. Penjaringan. Ketinggian: 25 Cm
- Jl. Boulevard Utara, Kel. Kelapa Gading Timur. Ketinggian: 10 Cm
- Jl. Pegangsaan Dua (Green Hill), Kel. Pegangsaan Dua. Ketinggian: 20 Cm
- Jl. Kelapa Hybrida Raya, Kel. Pegangsaan Dua. Ketinggian: 40 Cm
- Jl Boulevard Barat Raya, Kel. Kelapa Gading Barat. Ketinggian: 20 Cm
- Jl. Muara Baru (Depan Pluit Selatan View), Kel. Penjaringan. Ketinggian: 20 Cm
- Jl. Kelapa Nias Raya, Kel. Kelapa Gading Barat. Ketinggian: 20 Cm
- Jl. Kamal Raya, Kel. Cengkareng Barat. Ketinggian: 25 Cm
- Jl. Pangeran Tubagus Angke Raya, Kel. Jelambar Baru. Ketinggian: 30 Cm
- Jl. Satria Raya, Kel. Jelambar. Ketinggian: 30 cm.
BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” pungkas Yohan.
(Cah)