Home Internasional Trump dan Xi Jinping Sepakat Perkuat Hubungan Dagang, Detail Kesepakatan Masih Misterius
Internasional

Trump dan Xi Jinping Sepakat Perkuat Hubungan Dagang, Detail Kesepakatan Masih Misterius

Bagikan
Trump dan Xi Jinping, Image: The White House
Bagikan

finnews.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping mengakhiri pertemuan tingkat tinggi di Beijing dengan pernyataan optimistis mengenai hubungan dagang kedua negara. Namun hingga kini, belum banyak detail konkret yang diumumkan terkait kesepakatan yang benar-benar dicapai dalam pertemuan tersebut.

KTT yang berlangsung selama dua hari itu menjadi perhatian dunia karena digelar di tengah ketegangan perdagangan, persaingan teknologi, hingga situasi geopolitik global yang semakin kompleks. Meski demikian, kedua pemimpin sama-sama menampilkan suasana hangat dan penuh simbol diplomatik sepanjang kunjungan berlangsung.

Trump menyebut pembicaraan dengan Xi sebagai pertemuan yang “sangat sukses”, sementara Xi Jinping menggambarkannya sebagai kunjungan “bersejarah dan penting” bagi hubungan kedua negara.

Boeing dan Pertanian Jadi Klaim Utama Trump

Salah satu pernyataan terbesar datang dari Trump yang mengklaim bahwa China telah sepakat membeli 200 pesawat buatan Boeing, dengan kemungkinan tambahan hingga 750 unit di masa depan. Boeing sendiri disebut telah mengonfirmasi adanya kesepakatan tersebut.

Selain sektor penerbangan, Trump juga mengatakan para petani Amerika akan mendapatkan keuntungan besar karena China disebut akan membeli kedelai dalam jumlah miliaran dolar dari Amerika Serikat.

Namun hingga laporan itu muncul, pemerintah China belum memberikan konfirmasi resmi terkait pembelian pesawat maupun produk pertanian tersebut. Beijing hanya menyampaikan bahwa hubungan ekonomi antara kedua negara harus didasarkan pada prinsip “saling menguntungkan dan kerja sama bersama”.

Kondisi ini membuat banyak pengamat menilai bahwa sebagian hasil pertemuan masih berada pada tahap pembicaraan awal dan belum sepenuhnya final.

Teknologi dan AI Jadi Topik Sensitif

Pertemuan Trump dan Xi juga memperlihatkan besarnya perhatian kedua negara terhadap sektor teknologi, terutama kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Kehadiran CEO Tesla Elon Musk dan CEO Nvidia Jensen Huang dalam rombongan Trump menjadi sorotan besar selama kunjungan tersebut.

Nvidia diketahui selama ini menghadapi pembatasan ekspor chip AI ke China akibat kebijakan kontrol teknologi dari pemerintah Amerika Serikat. Sementara Tesla memiliki ketergantungan besar terhadap pasar dan fasilitas produksi di Shanghai.

Trump mengatakan kedua negara sempat membahas kemungkinan kerja sama mengenai “guardrails” atau aturan pengaman dalam pengembangan AI. Namun tidak dijelaskan lebih jauh bentuk kerja sama yang dimaksud.

China sendiri terus mendorong akses lebih luas terhadap teknologi canggih dan menilai pembatasan ekspor Amerika sebagai upaya menghambat perkembangan industrinya.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Resmi Jadi Darurat Internasional

finnews.id – Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) resmi menetapkan...

Internasional

Hiu 4 Meter Tewaskan Pria di Dekat Pulau Wisata Rottnest

finnews.id – Seorang pria berusia 38 tahun tewas setelah diserang hiu besar...

Internasional

Trump dan Xi Jinping Saling Puji saat Bertemu di Beijing

finnews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden China, Xi Jinping,...

Internasional

Xi Jinping Gelar Sambutan Besar untuk Trump di Beijing

finnews.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendapat sambutan besar dari Presiden...