Catatan Dahlan Iskan

Guncangan Transisi

catatan dahlan iskan

Bagikan
penurunan nilai rupiah sampai angka yang mengkhawatirkan: di atas Rp17.500. Tetap saja tidak ada langkah besar pemerintah
penurunan nilai rupiah sampai angka yang mengkhawatirkan: di atas Rp17.500. Tetap saja tidak ada langkah besar pemerintah
Bagikan

Oleh: Dahlan Iskan
Saya memang perlu merenung panjang sebelum mengangkat anjloknya rupiah di tulisan hari ini. Utamanya memikirkan mengapa pemerintah seperti adem-ayem saja. Tidak terlihat ada yang darurat. Tidak pula ada penjelasan baru selain yang dulu itu: turunnya kurs rupiah hanya siklikal –di saat-saat tertentu ketika banyak perusahaan sedang perlu dolar.

Tapi nyatanya penurunan nilai rupiah masih terus berlanjut, sampai angka yang mengkhawatirkan: di atas Rp17.500. Tetap saja tidak ada langkah besar pemerintah yang bisa dibaca sebagai pengereman penurunan itu.

Mungkin pemerintah beranggapan lebih baik menjaga agar cadangan devisa tetap tinggi dari pada menggunakannya untuk intervensi pasar. Toh sampai pun cadangan devisa habis belum tentu berhasil memperkuat rupiah.

Bisa juga karena hasil analisis intelijen pemerintah begitu yakin: anjloknya rupiah tidak akan membuat jatuhnya pemerintah. Unsur-unsur yang membuat pemerintah jatuh tidak atau belum terpenuhi: harga pangan relatif stabil, inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi meningkat.

Gerakan oposisi masih sangat terbatas dengan tiga atau empat tokoh utamanya yang Anda sudah tahu: Prof Saiful Mujani, Ustad Islah Bahrawi, Feri Amsari, dan Ray Rangkuti. Merekalah yang terang-terangan mengatakan tidak ada jalan lain kecuali Presiden Prabowo harus dijatuhkan. Sedang Rocky Gerung sudah masuk ke lingkaran istana.

Melihat tenangnya sikap pemerintah saya menduga semua itu sudah diperhitungkan. Itu sudah masuk risiko yang harus dihadapi akibat kebijakan baru yang dilakukan pemerintah Prabowo.

Kebijakan baru itu saya istilahkan ”ideologi baru pembangunan ekonomi”. Mungkin suatu saat kelak bisa disebut Prabowonomics.

Bisa jadi guncangan-guncangan ekonomi sekarang ini sebagai konsekuensi atas dilaksanakannya ideologi baru ekonomi Prabowo.

Ini yang enam bulan lalu saya tulis: silakan pemerintah membantu pengusaha kecil habis-habisan tapi tidak perlu membenci pengusaha besar. Silakan semua bantuan pemerintah untuk pengusaha kecil, tidak perlu lagi bantu pengusaha besar, yang penting pengusaha besar jangan diganggu. “Jangan dibantu tapi jangan diganggu”.

Bagikan
Artikel Terkait
"Tahu krowak": lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang. Ada 29 menu di dashboardnya. Mulai dari kas daerah sampai MBG.
Catatan Dahlan Iskan

Tahu Digigit

Oleh: Dahlan Iskan Buah “apel krowak”, Anda sudah hafal di luar kepala:...

Dari SMA itu Nara kuliah di Fisip Unas. Lalu ambil S-2 sosiologi di Valdosta State, Georgia, Amerika
Catatan Dahlan Iskan

Eulogy Lia

Oleh : Dahlan Iskan Astaga. Naratama yang mengungkapkan kembali bagaimana James F....

Pemakaman James F. Sundah sedang berlangsung di New York. Upacara itu berlangsung dua jam, berarti selesai pukul 06.00 pagi ini.
Catatan Dahlan Iskan

Life Wife

Oleh: Dahlan Iskan Ketika Disway pagi ini terbit, pemakaman James F. Sundah...

Catatan Dahlan Iskan

Krisis Bukan

Oleh: Dahlan Iskan Rocky Gerung pamit. Sudah lima tahun RG sering tampil...