Catatan Dahlan Iskan

Tahu Digigit

layanan publik sumedang

Bagikan
"Tahu krowak": lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang. Ada 29 menu di dashboardnya. Mulai dari kas daerah sampai MBG.
"Tahu krowak": lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang. Ada 29 menu di dashboardnya. Mulai dari kas daerah sampai MBG.
Bagikan

Oleh: Dahlan Iskan

Buah “apel krowak”, Anda sudah hafal di luar kepala: itu lambang merek Apple. Yang saya baru tahu Senin kemarin adalah “tahu krowak”: ternyata itu lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang.

Nama aplikasinya sendiri singkat: Tahu Sumedang. Kalau Anda klik Tahu Sumedang itu akan muncul “dashboard” di layar Anda. Ada 29 menu di dashboard Tahu Sumedang. Mulai dari kas daerah, pendidikan, kesehatan sampai MBG.

Di menu kas daerah misalnya, Anda klik rinciannya. Klik lagi, infonya lebih rinci lagi. Sampai ke berapa uang masuk ke kas daerah hari itu. Berapa uang keluar hari itu. Rinci sekali. Uang keluar hari itu untuk belanja apa saja.

Di menu pendidikan juga sama: sampai ada berapa bangunan sekolah yang rusak berat. Di mana saja –sampai titik kordinatnya. Termasuk berapa guru yang pensiun hari itu.
Di dashboard Tahu Sumedang juga ada menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sampai ke informasi seperti apa sajian makanan anak sekolah hari itu.

Setiap dapur MBG wajib unggah foto makanannya di dashboard Tahu Sumedang. Pihak sekolah juga wajib unggah foto makanan hari itu. Dengan demikian bisa dibandingkan antara foto makanan yang dikirim SPPG dengan foto kenyataan yang dikirim pihak sekolah.

MBG sangat tertolong di Sumedang. Tidak ada yang berani main-main. Diawasi langsung seluruh rakyat secara real time. Orang tua murid pun bisa langsung tahu anaknya makan MBG seperti apa hari itu.

Di menu kependudukan tersaji informasi hari itu siapa lahir, nama bayinya siapa. Lalu muncul akta lahir dan perubahan isi kartu keluarga. Bentuk dokumen itu barcode. Begitu barcode diklik akan muncul akta lahir dan kartu keluarga. Bisa disimpan di HP. Kalau mau bentuk cetakan bisa cetak sendiri.

Saya ke Sumedang Senin lalu. Saya diajak ke pusat komando di kantor bupati. Saya diminta melihat tampilan aplikasi Tahu Sumedang. Ideal sekali. Karena itu sudah banyak kabupaten lain belajar ke Sumedang. Sudah lebih 200 kabupaten.

“Mereka boleh meng-copy aplikasi ini,” ujar Dony Ahmad Munir, bupati Sumedang.
Dony berusia 52 tahun. Ia asli Sumedang. Ayahnya seorang kiai yang punya pesantren. Sang ayah minta anak pertamanya itu sekolah di pesantren.

Bagikan
Artikel Terkait
Dari SMA itu Nara kuliah di Fisip Unas. Lalu ambil S-2 sosiologi di Valdosta State, Georgia, Amerika
Catatan Dahlan Iskan

Eulogy Lia

Oleh : Dahlan Iskan Astaga. Naratama yang mengungkapkan kembali bagaimana James F....

Pemakaman James F. Sundah sedang berlangsung di New York. Upacara itu berlangsung dua jam, berarti selesai pukul 06.00 pagi ini.
Catatan Dahlan Iskan

Life Wife

Oleh: Dahlan Iskan Ketika Disway pagi ini terbit, pemakaman James F. Sundah...

Catatan Dahlan Iskan

Krisis Bukan

Oleh: Dahlan Iskan Rocky Gerung pamit. Sudah lima tahun RG sering tampil...

Catatan Dahlan Iskan

James Freddy Sundah

Oleh: Dahlan Iskan “Jenazahnya dibawa ke Jakarta?” “Tidak. Ia dimakamkan di New...