Di Garut ada Institut Agama Islam Al Musaddadiyah. Di situ ada fakultas teknik industri. Dony kuliah tenik –tapi ayahnya tahunya ia sekolah di madrasah.
Tamat kuliah Dony dirayu untuk jadi calon anggota DPRD Sumedang. Usianya baru 23 tahun. Awalnya hanya untuk menggenapi daftar calon. Dony mau saja karena toh tidak mungkin jadi. Ia didaftarkan untuk caleg nomor 11. Padahal partai itu, di Pemilu sebelumnya hanya mendapat empat kursi.
Waktu itu masih pakai nomor urut –belum pakai suara terbanyak. Dalam proses pencalonan calon nomor 10 mundur. Nomor Dany naik ke 10. Waktu itu caleg juga harus menjalani screening. Harus melengkapi dokumen banyak sekali. Empat orang di atasnya mundur. Tidak mau ruwet. Jadilah Dony nomor 6. Itu pun masih tidak mungkin bisa terpilih.
Ternyata terpilih. Ada peristiwa politik nasional yang membuat suara PPP naik drastis. Dari empat kursi bisa dapat enam kursi. Anda sudah tahu peristiwa itu: Mega-Bintang. Dari situ Dony terpilih lagi untuk kali kedua. Lima tahun berikutnya terpilih untuk DPRD provinsi Jabar. Di pemilu lima tahun setelahnya terpilih untuk anggota DPR pusat.
Lalu Sumedang meradang. Terjadi pergantian bupati tiga kali dalam lima tahun. Salah satunya ditangkap KPK. Dony didaulat jadi bupati. Money politic belum seseru sekarang. Di periode kedua suaranya merosot drastis: tinggal dapat 49 persen. Tetap terpilih tapi jauh dari hasil survey yang hampir 70 persen. Itu lantaran ia tidak mau melakukan serangan fajar.
PPP memang kuat di Sumedang. Tapi secara nasional PPP hancur. Dony pun keliling ke kiai di Sumedang. Juga keliling ke pengurus partai tingkat kecamatan. Ia pamit dari PPP. Masuk Gerindra.
Meski cucu kiai besar di Sumedang, KH Mohamad Satibi, Dony jadi orang teknik dan akuntansi. Setelah lulus tehnik idustri ia kuliah S-2 manajemen keuangan di Unpad. Doktornya pun doktor akuntansi dengan disertasi tentang keuangan desa.
Latar belakang teknik dan akuntansi membuat programnya konkret. Dony punya motto sendiri. Dalam bahasa Sunda: Kadeleuk, Karampak, Karasa. Anda sudah tahu artinya: Terlihat, Teraba, Terasa.