Catatan Dahlan Iskan

Tahu Digigit

layanan publik sumedang

Bagikan
"Tahu krowak": lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang. Ada 29 menu di dashboardnya. Mulai dari kas daerah sampai MBG.
"Tahu krowak": lambang aplikasi layanan publik milik kabupaten Sumedang. Ada 29 menu di dashboardnya. Mulai dari kas daerah sampai MBG.
Bagikan

Di Garut ada Institut Agama Islam Al Musaddadiyah. Di situ ada fakultas teknik industri. Dony kuliah tenik –tapi ayahnya tahunya ia sekolah di madrasah.

Tamat kuliah Dony dirayu untuk jadi calon anggota DPRD Sumedang. Usianya baru 23 tahun. Awalnya hanya untuk menggenapi daftar calon. Dony mau saja karena toh tidak mungkin jadi. Ia didaftarkan untuk caleg nomor 11. Padahal partai itu, di Pemilu sebelumnya hanya mendapat empat kursi.

Waktu itu masih pakai nomor urut –belum pakai suara terbanyak. Dalam proses pencalonan calon nomor 10 mundur. Nomor Dany naik ke 10. Waktu itu caleg juga harus menjalani screening. Harus melengkapi dokumen banyak sekali. Empat orang di atasnya mundur. Tidak mau ruwet. Jadilah Dony nomor 6. Itu pun masih tidak mungkin bisa terpilih.

Ternyata terpilih. Ada peristiwa politik nasional yang membuat suara PPP naik drastis. Dari empat kursi bisa dapat enam kursi. Anda sudah tahu peristiwa itu: Mega-Bintang. Dari situ Dony terpilih lagi untuk kali kedua. Lima tahun berikutnya terpilih untuk DPRD provinsi Jabar. Di pemilu lima tahun setelahnya terpilih untuk anggota DPR pusat.

Lalu Sumedang meradang. Terjadi pergantian bupati tiga kali dalam lima tahun. Salah satunya ditangkap KPK. Dony didaulat jadi bupati. Money politic belum seseru sekarang. Di periode kedua suaranya merosot drastis: tinggal dapat 49 persen. Tetap terpilih tapi jauh dari hasil survey yang hampir 70 persen. Itu lantaran ia tidak mau melakukan serangan fajar.

PPP memang kuat di Sumedang. Tapi secara nasional PPP hancur. Dony pun keliling ke kiai di Sumedang. Juga keliling ke pengurus partai tingkat kecamatan. Ia pamit dari PPP. Masuk Gerindra.
Meski cucu kiai besar di Sumedang, KH Mohamad Satibi, Dony jadi orang teknik dan akuntansi. Setelah lulus tehnik idustri ia kuliah S-2 manajemen keuangan di Unpad. Doktornya pun doktor akuntansi dengan disertasi tentang keuangan desa.

Latar belakang teknik dan akuntansi membuat programnya konkret. Dony punya motto sendiri. Dalam bahasa Sunda: Kadeleuk, Karampak, Karasa. Anda sudah tahu artinya: Terlihat, Teraba, Terasa.

Bagikan
Artikel Terkait
Dari SMA itu Nara kuliah di Fisip Unas. Lalu ambil S-2 sosiologi di Valdosta State, Georgia, Amerika
Catatan Dahlan Iskan

Eulogy Lia

Tepat sekali Nara yang dipilih menyampaikan eulogy. Istri Nara sendiri, Maya, lebih...

Pemakaman James F. Sundah sedang berlangsung di New York. Upacara itu berlangsung dua jam, berarti selesai pukul 06.00 pagi ini.
Catatan Dahlan Iskan

Life Wife

Lia sudah menyelesaikan naskah eulogy untuk James itu tapi masih dia pikir...

Catatan Dahlan Iskan

Krisis Bukan

Rasanya baru Mardani, anggota DPR yang punya forum zoom seperti itu. Mardani...

Catatan Dahlan Iskan

James Freddy Sundah

James juga mengisi waktu dengan menonton TV: mengikuti perkembangan politik Indonesia. Pengetahuannya...