Home Internasional Proposal Perdamaian Iran Ditolak Trump, Harga Minyak Dunia Melesat
Internasional

Proposal Perdamaian Iran Ditolak Trump, Harga Minyak Dunia Melesat

Bagikan
Harga Minyak Dunia, Image: DALL·E 3
Bagikan

finnews.id – Harga minyak global kembali mengalami lonjakan tajam setelah penolakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap proposal perdamaian yang diajukan Iran. Pasar energi bereaksi cepat terhadap perkembangan ini, dengan kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah akan semakin berkepanjangan.

Minyak mentah Brent tercatat naik sekitar 3,8 persen hingga menembus lebih dari 105 dolar AS per barel, sementara minyak mentah Amerika Serikat juga menguat sekitar 4 persen mendekati 100 dolar AS per barel. Kenaikan ini mencerminkan sensitivitas pasar terhadap setiap eskalasi politik di kawasan penghasil minyak utama dunia.

Proposal Damai Iran Ditolak Mentah Mentah

Iran sebelumnya menyampaikan respons atas usulan Amerika Serikat melalui jalur diplomatik yang dimediasi Pakistan. Dalam proposal tersebut, Teheran meminta penghentian konflik secara penuh serta jaminan tidak adanya serangan lanjutan dari Amerika Serikat dan Israel.

Namun, Donald Trump menolak proposal tersebut dan menyebutnya sebagai sesuatu yang “totally unacceptable”. Penolakan ini memperlihatkan bahwa ruang negosiasi antara kedua pihak masih sangat sempit, bahkan cenderung memburuk di tengah tekanan geopolitik yang meningkat.

Selat Hormuz Jadi Titik Tekanan Global

Ketegangan semakin diperparah oleh kondisi di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia. Gangguan di wilayah ini telah membuat pasar energi global berada dalam posisi waspada tinggi.

Selat tersebut selama ini menjadi salah satu jalur paling penting dalam perdagangan minyak internasional, sehingga setiap gangguan langsung berdampak pada harga dan stabilitas pasokan energi global.

Israel Pertegas Sikap, Konflik Sulit Mereda

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa perang belum akan berakhir sebelum program pengayaan uranium Iran dihentikan sepenuhnya. Sikap ini menambah lapisan kompleksitas dalam upaya menuju gencatan senjata.

Dengan posisi kedua pihak yang masih keras, peluang tercapainya kesepakatan damai dalam waktu dekat terlihat semakin kecil, yang pada akhirnya ikut menekan sentimen pasar global.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Airnya Berwarna Pink Cerah, Lake Hillier Jadi Fenomena Langka

finnews.id – Danau biasanya identik dengan warna biru atau hijau, tetapi berbeda...

Internasional

Krisis Kelahiran di Jepang, Populasi Hewan Peliharaan Lampaui Anak-anak

finnews.id – Jepang kembali menghadapi sorotan dunia akibat krisis demografi yang semakin...

Internasional

Putin Sebut Jalan Damai Rusia dan Ukraina Mulai Terlihat

finnews.id – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa jalan menuju perdamaian antara...

Internasional

Pesawat Frontier Airlines Hantam Penyusup di Runway Denver saat Lepas Landas

finnews.id – Insiden mengerikan terjadi di Bandara Internasional Denver, Amerika Serikat, ketika...