finnews.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di Ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek. Kebijakan ini dilakukan secara situasional guna menjaga kelancaran arus kendaraan di tengah pekerjaan pemeliharaan jalan yang masih berlangsung.
VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan penerapan contraflow dilakukan atas diskresi pihak kepolisian berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.
“Contraflow diberlakukan mulai dari KM 23 hingga KM 28 arah Cikampek sejak pukul 06.56 WIB,” ujar Ria dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, Jumat.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi peningkatan volume kendaraan sekaligus mendukung pekerjaan pemeliharaan jalan di KM 28+175 arah Cikampek yang telah berlangsung sejak Kamis (7/5).
Contraflow Diberlakukan Lebih Awal
Ria menjelaskan, keputusan menerapkan contraflow lebih awal diambil setelah evaluasi kondisi lalu lintas dan perkembangan pekerjaan di lapangan sejak hari sebelumnya.
“Rekayasa lalu lintas contraflow kembali diberlakukan lebih awal pada hari ini sebagai upaya menjaga distribusi arus kendaraan tetap lancar sejak pagi hari,” katanya.
Ia menambahkan, penerapan contraflow dilakukan secara fleksibel sesuai kondisi lalu lintas dan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian demi memastikan mobilitas pengguna jalan tetap aman dan nyaman.
JTT Optimalkan Pengawasan Lalu Lintas
Selama proses pemeliharaan jalan berlangsung, JTT mengaku terus melakukan pemantauan arus lalu lintas secara berkala. Pengawasan dilakukan melalui CCTV serta dukungan petugas di lapangan untuk memastikan rekayasa lalu lintas berjalan optimal.
Selain itu, evaluasi rutin juga dilakukan terhadap progres pekerjaan jalan agar aktivitas perbaikan dapat diselesaikan tanpa mengganggu kenyamanan pengguna tol secara signifikan.
“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Ria.