finnews.id – Kenaikan tajam harga bahan bakar nonsubsidi kembali menjadi perhatian publik. Salah satu yang paling mencolok adalah Pertamina Dex yang melonjak dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter, atau naik sekitar 60 persen.
Penyesuaian harga ini dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) mengacu pada regulasi resmi pemerintah, yakni Kepmen ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 tentang formula harga BBM nonsubsidi.
Meski mengalami kenaikan signifikan, Pertamina Dex tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna kendaraan diesel premium dan sektor industri. Lalu, apa yang membuat BBM ini begitu istimewa?
BBM Diesel Premium dengan Cetane Tinggi
Pertamina Dex dikenal sebagai bahan bakar diesel dengan kualitas tinggi. Produk ini memiliki angka cetane minimal 53, jauh di atas standar umum penggunaan mesin diesel yang berkisar antara 40–60.
Angka cetane sendiri menunjukkan seberapa cepat bahan bakar terbakar di dalam mesin. Semakin tinggi nilainya, semakin sempurna proses pembakaran yang terjadi. Dampaknya, mesin menjadi lebih bertenaga, responsif, dan efisien.
Lebih Bersih dan Ramah Lingkungan
Salah satu keunggulan utama Pertamina Dex adalah kandungan sulfur yang sangat rendah, yakni hanya 50 ppm.
Dengan standar Euro 4, bahan bakar ini menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Ini menjadikannya cocok untuk kendaraan diesel modern yang membutuhkan bahan bakar berkualitas tinggi.
Mesin Lebih Awet dan Minim Perawatan
Pertamina Dex juga dilengkapi dengan aditif khusus yang memiliki berbagai fungsi penting, seperti:
- Membersihkan injektor dari kerak
- Mencegah korosi pada komponen mesin
- Menyempurnakan proses pembakaran
Hasilnya, mesin menjadi lebih bersih, minim endapan, dan memiliki عمر pakai yang lebih panjang. Bahkan, efisiensi konsumsi bahan bakar diklaim bisa meningkat hingga 13,3 persen.
Performa Tangguh untuk Kendaraan dan Industri
Kemurnian bahan bakar yang tinggi membuat Pertamina Dex mampu memberikan performa maksimal, baik untuk kendaraan diesel maupun mesin industri seperti genset (generator set).
Dalam dunia industri, genset menjadi komponen vital untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil. Dengan bahan bakar berkualitas seperti Pertamina Dex, mesin genset dapat bekerja lebih efisien, bertenaga, dan tahan lama.
Sejarah dan Perkembangan Pertamina Dex
Pertamina Dex pertama kali diluncurkan pada 15 Agustus 2005, bertepatan dengan peringatan 60 tahun kemerdekaan Indonesia.
Awalnya, bahan bakar ini hadir dengan standar Euro 2, namun terus mengalami peningkatan kualitas hingga kini memenuhi standar Euro 4 dengan sulfur jauh lebih rendah.
Kenapa Harganya Naik Tinggi?
Kenaikan harga Pertamina Dex dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain:
- Penyesuaian harga mengikuti regulasi pemerintah
- Kualitas premium dengan cetane tinggi
- Kandungan sulfur rendah dan ramah lingkungan
- Tambahan aditif untuk perlindungan mesin
Dengan berbagai keunggulan tersebut, harga yang lebih tinggi dinilai sebanding dengan manfaat yang diberikan, terutama untuk menjaga performa dan umur mesin diesel.
Lonjakan harga Pertamina Dex memang cukup signifikan. Namun, dengan kualitas tinggi, efisiensi bahan bakar, serta dampak positif terhadap mesin dan lingkungan, BBM ini tetap menjadi pilihan utama bagi pengguna diesel yang mengutamakan performa dan ketahanan.