Home Nasional Ini Kategori Bayi Baru Lahir yang Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan
Nasional

Ini Kategori Bayi Baru Lahir yang Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Bagikan
Bayi, Image: Landersb / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Isu mengenai bayi baru lahir yang bisa langsung menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali mencuat. BPJS Kesehatan menegaskan bahwa tidak semua bayi otomatis terdaftar, melainkan hanya pada kategori tertentu.

Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menyebut bayi yang lahir dari orang tua peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dipastikan langsung ter-cover tanpa perlu proses pendaftaran tambahan.

“Yang sudah pasti ter-cover adalah bayi dari orang tua peserta PBI JKN. Itu otomatis, tidak perlu didaftarkan lagi,” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Bayi PBI Otomatis Ditanggung Negara

Kategori PBI merupakan peserta JKN yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Dengan skema ini, bayi yang lahir dari keluarga tersebut langsung mendapatkan perlindungan kesehatan sejak lahir.

Hal ini berbeda dengan peserta non-PBI, yang masih wajib melakukan pendaftaran agar bayi bisa aktif sebagai peserta JKN.

Aturan Pendaftaran Masih Berlaku

Ketentuan terkait bayi baru lahir sebenarnya telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020.

Dalam aturan tersebut dijelaskan:

  • Bayi harus didaftarkan maksimal 28 hari setelah lahir
  • Iuran mulai dibayarkan saat proses pendaftaran dilakukan

Akmal menegaskan, saat ini yang sedang dikembangkan adalah penyempurnaan sistem pendaftaran agar lebih cepat dan praktis.

Arah Baru: Integrasi Digital NIK dan INAku

Pemerintah tengah mendorong integrasi layanan melalui sistem digital berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), termasuk melalui portal INAku dan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Jika sistem ini diterapkan penuh, maka:

  • Data bayi bisa langsung terhubung sejak lahir
  • Proses aktivasi JKN menjadi lebih cepat
  • Tidak perlu lagi input manual di fasilitas kesehatan

Meski demikian, implementasi menyeluruh masih dalam tahap pembahasan lintas instansi.

BPJS Dukung Sistem Otomatis ke Depan

BPJS Kesehatan menyambut positif rencana tersebut karena dinilai dapat mempercepat akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Ini niat yang baik, untuk mempercepat layanan agar bayi bisa langsung terdata dan terlindungi,” kata Akmal.

Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan

Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah di bawah Prabowo Subianto dalam memperluas akses layanan dasar, termasuk kesehatan, selain program makan bergizi dan pendidikan.

Saat ini, hanya bayi dari keluarga peserta PBI yang otomatis menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sementara itu, bayi dari kategori lain tetap harus didaftarkan secara manual hingga sistem integrasi digital resmi diterapkan.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Nasional

Polri Sebut Rekrutmen Akpol 2026 Hanya Lewat Jalur Reguler, Tak Ada Kuota Khusus

finnews.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa proses rekrutmen Taruna dan...

Nasional

BMKG Prediksi Puncak Kemarau Banten Juli–Agustus 2026, Warga Diminta Bersiap

finnews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau...

Nasional

Viral Bayi Baru Lahir Otomatis Jadi Peserta JKN, Ini Pernyataan BPJS Kesehatan

finnews.id – Isu bayi baru lahir otomatis terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan...

Nasional

BGN Setop Operasional 41 SPPG di NTB, Penyebabnya: Belum Punya Sertifikat SLHS dan IPAL! 

finnews.id – Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengambil langkah tegas terkait kualitas...