Finnews.id – Penerbangan atau dengan kata lain perjalanan jarak jauh dengan media transportasi pesawat terbang merupakan salah satu alternatif yang umumnya dipilih oleh kebanyakan orang lantaran lebih efisien.
Selain lebih efisien, pelayanan yang disediakan umumnya juga memberikan kenyamanan bagi penumpang selama menempuh perjalanan hingga ke tempat tujuan.
Namun kali ini, ada sebuah kejadian tidak mengenakkan dari sebuah maskapai penerbangan Inggris.
Penumpang penerbangan jarak jauh British Airways rute Hong Kong menuju London digegerkan oleh bau busuk yang menyebar di kabin.
Sumber bau tersebut ternyata adalah jenazah seorang wanita berusia 60-an.
Dikutip Redaksi dari The Sun, Jumat (27/3/2026), pesawat British Airways Airbus A350-1000 itu lepas landas dari Hong Kong dan dijadwalkan menuju London Heathrow, Inggris.
Tidak lama setelah pesawat mengudara, seorang penumpang perempuan berusia 60 tahunan dinyatakan meninggal dunia.
Walaupun demikian, pilot memutuskan untuk melanjutkan penerbangan hingga ke Heathrow. Merujuk International Air Transport Association (IATA), dalam penerbangan tersebut penumpang yang telah meninggal atau mayat di dalam pesawat dianggap sebagai situasi yang tidak darurat.
Dalam menangani hal ini, jenazah harus dipindahkan ke kursi yang terisolasi, ditempatkan kembali di kursi mereka sendiri, atau dipindahkan ke area lain yang tidak menghalangi lorong dan pintu keluar atas kebijaksanaan kru.
Saat itu, setelah penumpang dipastikan meninggal dunia, kru kabin segera berdiskusi terkait tindakan apa yang harus mereka lakukan terhadap jenazah tersebut.
Pada awalnya, jenazah direncanakan disimpan di dalam toilet, tetapi usulan ini ditolak oleh kru.
Keputusan akhir yang diambil adalah mayat penumpang tersebut dibungkus (diisolasi) dan diletakkan di area dapur pesawat atau galley.
“Jadi mereka harus mengisolasi mayatnya, membungkusnya, dan memindahkannya ke dapur di belakang pesawat,” kata sebuah sumber.
Namun, rencana tersebut kurang matang. Galley yang dipilih ternyata memiliki lantai berpemanas, sehingga bau jenazah menyebar lebih cepat.
Pemanasan itu memicu proses alami yang lebih cepat, sehingga jenazahnya lebih cepat mengeluarkan bau busuk yang menyengat dan menyebar ke seantero kabin.