finnews.id – Menyambut perayaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, Polda Metro Jaya resmi menyiagakan ribuan personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah DKI Jakarta. Langkah ini diambil guna memastikan malam kemenangan berlangsung kondusif dan khidmat bagi seluruh masyarakat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Budi Hermanto, menyatakan bahwa pengamanan ini merupakan komitmen kepolisian dalam melayani masyarakat.
“Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ujar Budi dalam keterangan resminya, Jumat (20/3).
Sebaran Personel dan Titik Fokus Pengamanan
Total sebanyak 1.810 personel diterjunkan, yang terdiri dari 1.759 personel Polda Metro Jaya dan 51 personel dari Polres jajaran. Fokus utama pengamanan akan berpusat di jantung ibu kota, mulai dari kawasan Monas hingga koridor Sudirman–Thamrin.
Berikut adalah rincian pembagian sektor pengamanan:
- Sektor A Monas: 100 personel.
- Sektor B Monas: 274 personel.
- Sektor C Bundaran HI: 533 personel.
- Kamseltibcarlantas (Lalu Lintas): 903 personel.
Selain kawasan utama tersebut, petugas juga disiagakan di beberapa titik krusial lainnya seperti:
- Traffic Light (TL) Harmoni dan Jalan Veteran.
- Area Kedutaan Besar Amerika Serikat.
- Pospol Medan Merdeka Barat dan Tenda Putih Monas.
- Dukuh Atas, TL Kebon Sirih, dan TL Sarinah.
Imbauan bagi Masyarakat: Hindari Arak-arakan dan Petasan
Demi menjaga kenyamanan bersama, Polda Metro Jaya mengimbau warga Jakarta untuk merayakan malam takbiran dengan penuh rasa syukur tanpa mengabaikan aturan hukum.
Polda Metro Jaya secara tegas meminta masyarakat untuk tidak melakukan:
- Arak-arakan/Konvoi: Yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
- Petasan: Demi mencegah risiko kebakaran dan gangguan suara.
- Balap Liar: Guna menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lain.
“Pengamanan dilaksanakan dengan pendekatan preemtif, preventif, dan persuasif agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar,” tambah Budi.