finnews.id – Memasuki fase sepuluh hari terakhir Ramadhan 1447 H, gairah umat Islam dalam beribadah biasanya semakin memuncak. Fokus utamanya satu: mengejar kemuliaan Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan (setara 83 tahun lebih).
Meskipun waktu pastinya adalah rahasia Allah SWT, para ulama besar seperti Imam Al-Ghazali telah merumuskan kaidah untuk memprediksi kapan malam mulia ini tiba. Benarkah tahun 2026 ini jatuh pada malam ke-25? Mari kita bedah rumusnya.
Rahasia Rumus Malam Lailatul Qadar Imam Al-Ghazali
Dalam kitab I’anatut Thalibin, Imam Al-Ghazali memberikan panduan unik untuk memperkirakan kedatangan Lailatul Qadar berdasarkan hari dimulainya (1 Ramadhan). Kaidah ini telah lama menjadi referensi di kalangan santri dan pecinta ilmu tasawuf.
Berikut kaidah yang dijelaskan Imam Al-Ghazali:
- Jika 1 Ramadhan jatuh pada Ahad atau Rabu, maka Lailatul Qadar kemungkinan pada malam ke-29.
- Jika 1 Ramadhan jatuh pada Senin, maka Lailatul Qadar pada malam ke-21.
- Jika 1 Ramadhan jatuh pada Selasa atau Jumat, maka Lailatul Qadar pada malam ke-27.
- Jika 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, maka Lailatul Qadar pada malam ke-25.
- Jika 1 Ramadhan jatuh pada Sabtu, maka Lailatul Qadar pada malam ke-23.
Pendapat ini juga diikuti oleh ulama sufi terkenal, Abu al-Hasan al-Shadhili. Ia bahkan pernah mengatakan bahwa sejak dewasa, malam Lailatul Qadar yang ia temui tidak pernah meleset dari kaidah tersebut.
Prediksi Lailatul Qadar 2026 / 1447 H
Tahun ini, Pemerintah RI melalui Kementerian Agama dan Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.
Jika kita mengacu pada rumus di atas, karena 1 Ramadhan jatuh pada hari Kamis, maka prediksi Malam Lailatul Qadar 2026 jatuh pada:
Malam ke-25 Ramadhan (Sabtu malam Minggu, 14 Maret 2026)
Mengapa Lailatul Qadar Sangat Spesial?
Selain pahala ibadah yang dilipatgandakan melebihi seribu bulan, malam ini memiliki keutamaan lain:
- Turunnya Para Malaikat: Malaikat Jibril dan ribuan malaikat turun ke bumi membawa rahmat.
- Malam Pengampunan Dosa: Waktu yang paling mustajab untuk bertaubat.
- Kesejahteraan Hingga Fajar: Aura ketenangan dan keselamatan menyelimuti bumi hingga terbit fajar.
Teladan Rasulullah di 10 Malam Terakhir
Meski ada prediksi di atas, Rasulullah SAW memberikan teladan untuk tidak “pilih-pilih” malam. Beliau justru mengencangkan ikat pinggang (meningkatkan ibadah) di seluruh sepuluh malam terakhir, khususnya pada malam-malam ganjil.