Home Sports Ducati Protes Keras, Sebut Penalti untuk Marquez di Sprint Thailand Tak Masuk Akal
Sports

Ducati Protes Keras, Sebut Penalti untuk Marquez di Sprint Thailand Tak Masuk Akal

Bagikan
Marc Marquez, Image:@marcmarquez93 / Instagram
Bagikan

finnews.id – Keputusan steward pada sesi sprint Grand Prix Thailand memicu reaksi keras dari kubu Ducati Lenovo Team. Penalti yang dijatuhkan kepada Marc Marquez membuatnya kehilangan kemenangan yang sudah berada di depan mata.

Sprint sepanjang 13 lap di Buriram berlangsung dramatis sejak awal. Balapan memanas setelah Marco Bezzecchi yang memulai dari pole position terjatuh di lap kedua. Situasi itu membuka peluang bagi Marquez dan Pedro Acosta untuk bertarung memperebutkan posisi terdepan.

Manuver Penentuan yang Berujung Hukuman

Momen krusial terjadi di lap kedua terakhir. Marquez melakukan manuver agresif di tikungan akhir dan berhasil mengambil alih posisi pertama dari Acosta. Namun steward menilai aksi tersebut memaksa pembalap KTM itu keluar lintasan, meskipun tidak terjadi kontak fisik.

Race direction kemudian menjatuhkan hukuman drop-one-position kepada Marquez. Secara fisik ia melintasi garis finis di posisi pertama, tetapi hasil resmi menempatkannya di urutan kedua dan kemenangan diberikan kepada Acosta.

Keputusan itu langsung memicu perdebatan.

Tardozzi Anggap Keputusan Tidak Adil

Bos Ducati, Davide Tardozzi, secara terbuka mempertanyakan keputusan tersebut. Dalam wawancara siaran langsung internasional, ia menyatakan bahwa manuver seperti itu sering terjadi dalam duel MotoGP dan tidak seharusnya berujung penalti jika tidak ada sentuhan maupun pelanggaran batas lintasan.

Ia menegaskan bahwa menurut pandangannya, keputusan tersebut terasa tidak adil.

Sikap Ducati cukup tegas. Mereka melihat duel itu sebagai bagian dari balapan keras, bukan tindakan yang layak dihukum.

Marquez Pilih Tenang

Berbeda dengan timnya, Marquez tidak memperpanjang kontroversi. Ia menerima keputusan steward dan menyatakan bahwa ia hanya mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Marquez juga menambahkan bahwa musim masih panjang. Mengamankan poin di seri pembuka tetap penting, apalagi setelah masa pemulihan cedera yang panjang sebelumnya. Meski kehilangan kemenangan sprint, ia tetap membawa pulang sembilan poin dari balapan tersebut.

Perlu ditegaskan bahwa insiden ini terjadi di sesi sprint hari Sabtu, bukan pada free practice atau kualifikasi. Dalam format modern MotoGP, sprint adalah balapan resmi dengan setengah jarak race utama dan memberikan poin bagi sembilan pembalap teratas.

Karena itu, hasil sprint memiliki dampak langsung pada klasemen kejuaraan dunia. Setiap keputusan steward bisa berpengaruh pada perebutan gelar di akhir musim.

Awal Musim yang Sudah Membara

Kontroversi di Thailand menandai awal musim 2026 yang langsung panas. Duel antara Marquez dan Acosta bahkan mulai disebut-sebut sebagai gambaran rivalitas jangka panjang di masa depan.

Bagi Ducati, keputusan ini menjadi bahan evaluasi sekaligus pemicu semangat. Bagi Marquez, ini adalah pengingat bahwa setiap manuver agresif selalu berada dalam sorotan tajam steward.

Yang jelas, tanpa penalti tersebut, Marquez akan berdiri di podium tertinggi sprint Thailand.

Referensi

Crash.net, “Ducati slams ‘unfair’ Marc Marquez penalty that cost him Thai MotoGP sprint win”, Lewis Duncan, 2026.

Bagikan
Artikel Terkait
Alwi Farhan
Sports

Skuad dan Jadwal Tim Thomas dan Uber Cup 2026: Indonesia Siap Berburu Gelar di Denmark

finnews.id – Turnamen bulutangkis beregu paling bergengsi di dunia, Thomas Cup 2026...

Sports

Jadwal dan Siaran Final Piala AFF Futsal 2026: Misi Indonesia Hancurkan Dominasi Thailand

finnews.id- Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi ujian terberat sekaligus pembuktian supremasi di...

Sports

Prediksi Skor Real Madrid vs Bayern Munchen: Duel Klasik Penguasa Eropa di Liga Champions

finnews.id – Pertandingan Real Madrid vs Bayern Munchen sangat dinanti-nanti bagi pecinta...

Sports

Prediksi Skor Inter Milan vs AS Roma: Misi Nerazzurri Kunci Scudetto di Tengah Krisis Giallorossi

finnews.id – Perburuan gelar juara Liga Italia memasuki fase krusial pada pekan...