Home News Simpang Jomin Macet Merayap PR Besar bagi KDM
News

Simpang Jomin Macet Merayap PR Besar bagi KDM

Simpang Jomin macet

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Kepadatan arus kendaraan terjadi di Jembatan Jomin, Karawang, siang ini. Terlihat antrean kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang mengarah ke Cikampek.

Pantauan redaksi di lokasi, Minggu (28/2/2026) pukul 12.00 WIB, kemacetan ini terjadi terbilang cukup panjang dari arah arteri Karawang. Para pengendara harus memperlambat laju kendaraannya.

 

Hingga berita ini rilis belum terlihat petugas kepolisian yang turun ke lokasi mengatur padatnya lalu lintas.

Imbasnya, kendaraan-kendaraan besar seperti Truk Tronton bermuatan dan Bus harus berebut jalur dengan kendaraan-kendaraan kecil mulai dari pengguna motor, mobil pribadi hingga angkutan kota.

 

Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah provinsi Jawa Barat untuk membenahi jalur ini terutama sebelum arus mudik lebaran dimulai.

Kemacetan panjang di jalur Pantura arah Simpang Jomin hingga kini masih menjadi keluhan utama para pengguna jalan.

Hampir setiap hari, antrean kendaraan mengular, bahkan tak jarang ada pengendara yang nekat melawan arus demi memotong kepadatan.

 

Selama ini, banyak pihak menilai kemacetan dipicu oleh kondisi jalan berlubang. Namun di lapangan, ternyata ada faktor lain yang dinilai menjadi penyebab utama, yakni bottleneck (penyempitan arus kendaraan) di titik pertemuan kendaraan, akses jalan di turunan flyover Simpang Jomin.

Di lokasi tersebut terjadi pertemuan arus kendaraan dari arah Pantura dan Jomin, ditambah dominasi kendaraan besar seperti truk bertonase tinggi dan berdimensi besar. Situasi semakin parah ketika ada pengendara yang melawan arus, sehingga ruang gerak kendaraan semakin sempit dan arus lalu lintas tersendat total.

Fenomena bottleneck ini menyebabkan kendaraan dari dua arah saling berebut ruang di titik yang relatif sempit, sehingga memperlambat laju kendaraan secara signifikan.

 

Pengguna jalan pun mempertanyakan solusi konkret dari permasalahan yang sudah berlangsung cukup lama ini. Apakah satu-satunya solusi hanya dengan menunggu rencana pembangunan flyover baru dari arah Jomin menuju Pantura yang belum tau kapan dibangun, ataukah ada langkah jangka pendek yang bisa segera diterapkan?

Bagikan
Artikel Terkait
Washington Siap Bicara dengan Pyongyang
News

Washington Siap Bicara dengan Pyongyang

Finnews.id – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, mengeluarkan pernyataan mengejutkan....

Pemerintah Beri Diskon Transportasi, Seskab Teddy: Terjangkau Selama Natal & Tahun Baru
News

Polemik MBG Makin Memanas! Seskab Teddy: Anggaran MBG disetujui DPR, ketuanya PDIP

FINNEWS.CO.ID – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons polemik terkait alokasi anggaran...

News

Korps Marinir Siapkan Gemblengan Khusus ASN Komcad 2026, Cek Lokasi dan Materinya!

finnews.id – Korps Marinir TNI AL siap menyulap ribuan Aparatur Sipil Negara...

News

Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Narkoba Erwin alias Koko Erwin

finnews.id – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri memastikan telah mengamankan...