finnews.id – Aktor Teuku Rassya akhirnya angkat bicara mengenai polemik kehadiran ibu kandungnya, Tamara Bleszynski, dalam rangkaian acara pernikahannya dengan Cleantha Islan. Pernyataan ini muncul setelah warganet melontarkan spekulasi liar mengenai hubungan ibu dan anak tersebut yang dianggap merenggang.
Kabar ini mencuat saat publik menyoroti perbedaan busana Tamara dalam momen bahagia tersebut. Alih-alih mengenakan kebaya biru seragam dengan keluarga inti, Tamara justru tampil bersahaja dengan busana hitam. Tak hanya itu, absennya Tamara di samping Rassya saat prosesi akad nikah yang justru didampingi Teuku Rafly dan Nurah Syahfirah memperkuat asumsi miring publik.
Melalui unggahan di media sosial pribadinya, Rassya mengaku merasa perlu meluruskan informasi yang berkembang. Meski enggan mengumbar masalah privasi, putra sulung Tamara Bleszynski ini memilih menunjukkan bukti percakapan singkat (chat) antara dirinya dan sang ibu.
Dalam tangkapan layar tersebut, terungkap bahwa Rassya berulang kali memohon agar sang ibu hadir secara utuh dalam seluruh rangkaian acara, terutama pada saat momen sakral akad nikah. Rassya mengungkapkan beban mental yang ia hadapi selama mempersiapkan pernikahan tersebut.
“Rassya sudah lagi stres banget… mama jangan nggak datang ya. Kalau nggak, rasanya kayak semua sia-sia. Karena Rassya kan pengen minimal di luar segala stres Rassya, ada mama yang happy di samping Rassya,” tulis Rassya dalam pesan singkat yang ia tunjukkan kepada publik.
Pesan tersebut memperlihatkan sisi emosional Rassya yang sangat mengharapkan dukungan moral dari ibu kandungnya di tengah tekanan besar penyelenggaraan acara.
Imbau Publik Berhenti Berasumsi
Menanggapi berbagai hujatan yang menyasar dirinya, Rassya meminta publik untuk tidak mudah berprasangka buruk atau suudzon. Ia menjelaskan bahwa karakter sang ibu yang puitis dan sering mengunggah pernyataan misterius (cryptic) di media sosial seringkali memicu salah paham di mata orang awam.
“Jadi mohon sekali ya teman-teman, jangan selalu utamain suudzon dan menghujat cuma karena ibu saya cinta puisi atau hobi membuat pernyataan-pernyataan yang cryptic,” tegas Rassya.
Ia juga menyindir halus para warganet yang telah menghakiminya tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya. Bagi Rassya, ini merupakan kali kedua ia menjadi sasaran kritik tajam publik akibat miskomunikasi di ruang digital.
Rassya berharap penjelasan ini mampu memberikan gambaran utuh mengenai situasi keluarganya. Ia pun memilih fokus mengawali lembaran baru bersama istrinya, Cleantha Islan, sembari tetap menjaga hubungan baik dengan kedua orang tuanya meski dalam dinamika yang tidak selalu terlihat sempurna di depan kamera.