Home News Banjir Bandang Terjang Pulau Siau Timur Saat Dinihari, 6 Warga Meninggal Dunia dan 4 Hilang
News

Banjir Bandang Terjang Pulau Siau Timur Saat Dinihari, 6 Warga Meninggal Dunia dan 4 Hilang

Bagikan
Banjir Bandang
Kondisi usai Banjir Bandang di Pulau Siau (ist)
Bagikan

finnews.id – Suasana duka menyelimuti Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Hujan deras yang mengguyur sejak dini hari memicu banjir bandang dahsyat yang menghantam permukiman warga di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, pada Senin (5/1) pukul 02.30 WITA.

Bencana yang datang saat warga sedang terlelap ini mengakibatkan enam orang meninggal dunia, sementara pencarian terus dilakukan terhadap warga yang masih dinyatakan hilang.

Data Korban dan Kerusakan

Pemerintah Kabupaten Sitaro melalui Kabag Prokopim, Deddy Passandaran, merilis data sementara mengenai dampak bencana ini:

Korban Meninggal Dunia:

  1. Ratmon Bangsa
  2. Fardelin Tamalonggehe
  3. Yance Tamalonggehe
  4. Lorensi Bawolce
  5. Yoan Bangsa
  6. Santi Diamanis

Warga dalam Pencarian (Hilang):

  1. Swinggli Dalending
  2. Adris Pianaung
  3. Leon Pianaung
  4. Kairi Kansil (Bayi)

“Selain korban jiwa, lima rumah dilaporkan hilang tersapu arus. Saat ini kami fokus pada evakuasi warga luka-luka dan pencarian korban yang belum ditemukan,” ujar Deddy mewakili Bupati Sitaro, Cinthya Ingrid Kalangit.

Kondisi Terkini Pengungsi

Hingga saat ini, sebanyak 35 Kepala Keluarga (108 jiwa) terpaksa meninggalkan rumah mereka. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap:

  • Titik Awal: Kantor Kelurahan Bahu.
  • Titik Relokasi: Museum Kelurahan Tarorane (untuk penanganan lebih lanjut).

Akses jalan yang menghubungkan Kelurahan Bahu dan Pangirolong (jalur utama Siau Timur ke Siau Timur Selatan) saat ini lumpuh total akibat tertutup material banjir, mempersulit mobilitas bantuan ke lokasi terdampak.

Tim gabungan dilaporkan masih berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material dan mencari korban hilang, terutama perhatian besar tertuju pada pencarian bayi Kairi Kansil. Empat warga yang mengalami luka-luka (Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil, dan Abo Pandaeng) telah mendapatkan perawatan medis.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Gunung Semeru masih terus memperlihatkan aktivitas vulkanik.
News

Status Siaga, Gunung Semeru 6 Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan 900 Meter

finnews.id – Gunung tertinggi di Pulau Jawa, Semeru, masih terus memperlihatkan aktivitas...

News

Kemenkes Sebut Situasi ‘Super Flu’ Berbeda Jauh Dibandingkan Pandemi COVID-19

finnews.id – Lonjakan kasus influenza dilaporkan memunculkan kebijakan sekolah daring (online) di...

News

Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Terus Dikebut, 7 Blok Ditarget Tuntas 10 Januari

finnews.id – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten...

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak.
News

Dahnil Minta Aparat Tak Ragu Tangkap ASN Kemenhaj yang Koruptif

finnews.id – Presiden Prabowo Subianto secara eksplisit menghendaki Kementerian Haji dan Umrah...