finnews.id – Presiden Vladimir Putin mendesak rakyat Rusia untuk percaya pada kemenangan di Ukraina. Hal itu diungkapkannya pada pidato Tahun Baru tahunannya, Rabu, 31 Desember 2025.
Hingga kini, tercatat perang Rusia-Ukraina telah berlangsung selama empat tahun. Putin mendedikasikan sebagian besar pidatonya yang singkat untuk “para pejuang dan komandan” di Ukraina.
Pemimpin Rusia itu secara konsisten mengatakan kepada warganya, bahwa militer bermaksud untuk merebut sisa wilayah Ukraina yang telah ia proklamirkan sebagai wilayah Rusia dengan paksa jika perundingan gagal.
Dalam pidatonya, Putin mengatakan kepada para prajurit, yang ia sebut sebagai “pahlawan”, “Kami percaya pada kalian dan kemenangan kami.”
Rusia telah menyerang negara tetangganya yang lebih kecil itu dengan rentetan rudal dan drone hampir setiap hari, yang telah menewaskan ribuan warga sipil Ukraina dan menyebabkan jutaan orang mengungsi.
Di Vyshgorod, sebuah kota di luar Kyiv, penduduk yang kehilangan aliran listrik selama beberapa hari akibat pemboman Rusia mengatakan kepada AFP, bahwa serangan tersebut telah membuat hidup mereka seperti di “neraka”.
AS Upayakan Jalur Diplomasi untuk Akhiri Perang
Diplomasi yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy diperkirakan akan menghadiri KTT di Prancis bersama sekutu pada 6 Januari.
Sebelumnya, ia telah mengadakan pembicaraan dengan Presiden AS Donald Trump di Florida.
Namun Rusia belum menunjukkan tanda-tanda akan menurunkan tuntutan maksimalisnya di Ukraina.
Uni Eropa pada hari Rabu menuduh Moskow mencoba “menggagalkan” negosiasi dengan klaimnya pekan ini, dengan menuding Kyiv mencoba menyerang kediaman Putin di barat laut Rusia.
Kremlin menuduh Ukraina meluncurkan puluhan drone ke kediaman Putin di tepi danau di wilayah Novgorod – antara Moskow dan Saint Petersburg – pada malam 28 Desember.