Home Internasional Tradisi Renang Natal Berujung Petaka, Dua Orang Hilang di Pesisir Devon
Internasional

Tradisi Renang Natal Berujung Petaka, Dua Orang Hilang di Pesisir Devon

Bagikan
Ombak, Image: Shcaferle /Pixabay
Bagikan

finnews.id – Tradisi Renang Natal di pesisir Inggris berubah menjadi insiden besar setelah dua perenang dilaporkan hilang di perairan Budleigh Salterton, Devon. Kegiatan tahunan yang biasanya berlangsung meriah tersebut kali ini diwarnai cuaca ekstrem, ombak tinggi, serta angin kencang yang akhirnya memicu operasi penyelamatan berskala besar pada Hari Natal.

Insiden Terjadi di Tengah Cuaca Ekstrem

Insiden tersebut terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 10.25 waktu setempat, tak lama setelah ratusan peserta memasuki laut untuk mengikuti tradisi renang Hari Natal. Kondisi laut saat itu digambarkan sangat ganas, dengan gelombang besar dan hembusan angin timur hingga timur laut yang kuat.

Pihak kepolisian Devon dan Cornwall menyampaikan bahwa beberapa perenang berhasil ditarik kembali ke daratan dan dibawa ke rumah sakit sebagai langkah pencegahan. Namun, dua pria — masing-masing berusia sekitar 40-an dan 60-an tahun — masih dinyatakan hilang hingga pencarian dihentikan sementara pada sore hari.

Cuaca buruk sebenarnya telah diperingatkan sebelumnya. Kantor Meteorologi Inggris mengeluarkan peringatan cuaca kuning untuk wilayah Inggris barat daya dan Wales, dengan potensi hembusan angin mencapai 55 hingga 65 mil per jam di area pesisir terbuka serta gelombang besar yang berbahaya.

Operasi Penyelamatan Skala Besar Dikerahkan

Setelah laporan kekhawatiran diterima, operasi penyelamatan besar langsung digelar. Tim Coastguard Exmouth dan Beer, kapal sekoci RNLI, serta helikopter pencarian dan penyelamatan dikerahkan untuk menyisir area laut di sekitar Budleigh Salterton.

Seorang petugas Coastguard di lokasi menyebut respons darurat tersebut sebagai operasi besar dengan keterlibatan berbagai unit penyelamat udara dan laut. Pencarian dilakukan selama berjam-jam di tengah kondisi laut yang tetap berbahaya sebelum akhirnya dihentikan sementara sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Polisi juga mengonfirmasi bahwa keluarga salah satu korban telah dihubungi, sementara upaya menghubungi keluarga korban kedua masih terus dilakukan. Seorang teman dekat korban juga telah diberi tahu mengenai kejadian tersebut.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Terungkap Alasan Donald Trump Tolak Proposal Iran untuk Akhiri Perang

finnews.id – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memasuki fase panas...

Internasional

Ushuaia Bantah Jadi Sumber Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius

finnews.id – Kota pelabuhan Ushuaia di Argentina menjadi sorotan internasional setelah muncul...

Internasional

Hantavirus Merebak di Kapal Hondius, Penumpang Mulai Tunjukkan Gejala

finnews.id – Wabah hantavirus dilaporkan merebak di kapal ekspedisi Hondius setelah sejumlah...

Internasional

Proposal Perdamaian Iran Ditolak Trump, Harga Minyak Dunia Melesat

finnews.id – Harga minyak global kembali mengalami lonjakan tajam setelah penolakan Presiden...